Tampilkan postingan dengan label Berbisnis. Tampilkan semua postingan
Warung bakmi dan nasi goreng
Kunci sukses:
Peka terhadap taste konsumen dan selalu gunakan bahan baku segar
Daya tarik:
Hanya butuh Rp 500 rb untuk menyiapkan bahan baku seperti mie, beras, daging dan bumbu-bumbu.
Bagaimana memulai usaha ini?
1. siapkan tempat yang menjual, bisa di teras rumah, atau menyewa lokasi strategis. biaya sewa tidak usah yang mahal sekitar 150rb atau 200rb
2. jika ingin berjualan keliling, maka bisa menggunakan gerobak dengan biaya pembuatan sekitar 1jt
3. siapkan berbagai peralatan seperti piring, wajan, gelas, talenan, plastik pembungkus, water jug, serbet, kursi, dll
4. cari bahan baku murah tapi berkualitas
5. dianjurkan pada awal penjualan, anda turun sendiri ke lapangan untuk melikat selera pasar dan mengetes rasa yang sudah anda buat apakah diminati orang. jika seseorang sudah cocok dengan rasanya, maka mereka akan merekomendasikan ke temannya untuk mencicipi masakan anda
6. anda juga bisa menambah variasi penjualan, seperti teh botol atau minuman ringan lainnya.
7. untuk meningkatkan pelayanan, bisa juga menggunakan jasa layanan antar, sehingga konsumen merasa dimudahkan.
8. jika penjualan sudah terlihat cukup ramai, maka anda bisa menggunakan nama anda menjadi merek masakan yang anda buat. sehingga, usaha anda akan semakin dikenal orang.
Apa saja peralatan yang dibutuhkan?
perabotan atau peralatan yang digunakan tergantung dari besarnya usaha. untuk modal 3jt, barang yang dibutuhkan sebagai berikut:
- 1 water jug
- 2 baki
- 1 serbet
- 1talenan
- 1 botol tempat saus
- 2 pisau
- 1 sealware bulat
- 1 sedotan fleksi
- 2 meja lipat kayu
- 1 kompor
- 1 wajan alumunium
- 1 tempat bumbu
- 1 dispenser
- 1 tempat sampah
- 6 gelas
- 13 kursi baso
- 1 alnis sealware
- 1 chineese turner
- 1 rice bucket
- 1 kig mug set
- 1 gerobak bambu
Bagaimana mendapatkan dan mempertahankan konsumen?
1. buatlah menu andalan, tidak harus yang mewah, yang penting dimasak dengan sesuatu yang berbeda dan unik
2. bisa juga dengan membuat nama menu masakan yang unik sehingga bisa terus diingat, misalnya "ayam gosong"
3. anda juga memberikan fasilitas gratis seperti minuman atau pudding sehingga membuat pembeli senang. tentu saja modal pembelian bahan baku gratisan ini sudah dimasukkan ke harga jual makanannya
4. atur jam buka warung sehingga pembeli bisa menyesuaikan waktunya
Simulasi bisnis warung bakmi dan nasi goreng
Modal awal
- investasi barang tetap seperti gelas, kursi baso, dll >-- Rp 3.200.000
- investasi barang tidak tetap (bahan baku) >-- Rp 500.000
Total modal awal: Rp 3.700.000
Pengeluaran sebulan
- Belanja bahan baku Rp 100.000 x 30 hari >-- Rp 3.000.000
- transportasi Rp 10.000 x 30 hari >-- Rp 300.000
- Gaji karyawan @Rp 750.000 x 2 orang >-- Rp 1.500.000
total pengeluaran sebulan: Rp 4.800.000
Pemasukan sehari
Asumsi pendapatan harian @Rp 7000 x 50 porsi >-- Rp 350.000
Pendapatan per bulan
Rp 350.000 x 30 hari >--- Rp 10.500.000
Keuntungan per bulan
Rp 10.500.000 - Rp 4.800.000 = Rp 5.700.000
Balik modal: kurang dari 1 bln
*hitungan di atas belum termasuk investasi tanah dan bangunan
Source: http://archive.kaskus.co.id/thread/2598147/600#614
Halo Para Sobat Pengusaha,
Kali ini saya akan mencoba membahas tentang Cafe, Coffee Shop, dan Coffee Retail dari segi Bisnis. Sebelum itu, ada beberapa point penting yang ingin saya utarakan :
1. Saya akan membahas tentang hal ini dari sudut pandang Bisnis, bukan secara Idealis, bukan pula tentang teknis membuat Coffee Shop yang "perfect".
2. Yang saya lakukan di sini hanyalah berupa sharing dari Pengalaman saya sendiri dan Relasi-relasi saya yang membuka maupun pernah membuka Coffee Shop dsb. Jadi Artikel ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan.
3. Artikel ini sama sekali tidak bermaksud mengajari, melainkan lebih ke arah sharing pengalaman.
4. Saya bukanlah seorang Konsultan, jadi tentu saja Artikel ini Gratis dan bersifat terbuka.
5. Saya adalah murni pebisnis, bukan barista, sehingga jangan minta resep pada saya, karena saya tidak menjual resep apapun walaupun saya memang menguasainya.
Baiklah, tanpa berpanjang-panjang lagi, saya akan memulai artikel ini.
Kira-kira dalam waktu 2-3 tahun ini, saya sering sekali mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar cara membuka Kedai Kopi, Coffee Shop, dsb. Saya sebenarnya tidak enak untuk mengebaikannya, namun saya juga sama sekali tidak mungkin menjawabnya satu per satu, kecuali bila saya menjawabnya secara asal-asalan. Berlatar belakangkan hal tersebut, maka saya pun membuat artikel ini.
Saya akan memulai pemilahan jenis-jenis Coffee Shop itu sendiri :
1. Kedai Kopi / Warung Kopi
2. Coffee Booth
3. Cafe / Resto
4. Coffee Shop Spesialis
5. Coffee Retail / Coffee Kiosk
Sebelum membahas satu per satu secara detail, maka ada beberapa pertanyaan penting yang perlu diperhatikan bila Anda ingin membuka Coffee Shop :
1. Berapa Budget yang Anda persiapkan untuk Bisnis ini ? Besarnya modal yang Anda miliki akan menentukan sebaiknya Anda buka tipe yang mana.
2. Apakah tujuan Anda dalam membuka Coffee Shop ini ? Apakah Anda ingin serius berbisnis ? Ataukah hanya sekedar ingin membuka "tempat ngopi" ?
3. Mengapa Anda ingin berbisnis Coffee Shop ? Apakah karena tergiur dengan Coffee Shop lain yang Trafficnya tinggi ? Sekedar ikut-ikutan trend ? Atau ada alasan lain ?
4. Apakah Anda sudah ada gambaran, di lokasi mana Anda ingin membuka Coffee Shop ? Dan mengapa di sana ?
5. Bagaimanakah segmen pasar di kota Anda ? Segmen mana yang Anda tuju ? Menengah atas atau menengah bawah ?
6. Apakah Anda sudah memikirkan Konsep untuk Coffee Shop Anda ? Apakah berbeda / unik jika dibandingkan yang lain ?
7. Siapkah Anda dengan resiko gagal ?
Dari berbagai pertanyaan penting di atas, maka muncullah beberapa poin penting yang SANGAT perlu Anda perhatikan sebelum membuka Coffee Shop :
1. Budget Anda sangat berpengaruh terhadap jenis Coffee Shop yang sebaiknya Anda bangun. Bila Budget minim, jangan memaksakan diri untuk membuat Coffee Shop mewah ala Starb*cks.
2. Mengapa Anda ingin membuka Coffee Shop ? Hal yang paling penting dari motivasi Anda membuka Coffee Shop / Kedai Kopi adalah Anda mesti menyukai Bisnis Kedai Kopi, BUKAN Anda sekedar suka kopi atau sekedar cari duit. Bisnis Kedai Kopi merupakan Bisnis yang sifatnya Long Term (bukan musiman), jadi Anda tidak boleh kekurangan motivasi dalam Bisnis yang satu ini.
3. Banyak sekali Pebisnis latah di negeri ini. Istilahnya, liat Bisnis orang rame, langsung tertarik dan membuat Bisnis yang sama (ya dibeda-bedakan dikit masih bisa dibilang sama). Ketika ditanya, apa keunggulan Kedai Kopi Anda ? Jawaban tidak jauh2 dari :
- Rasa Kopi kita lebih enak
- Harga kita lebih murah
- Kita pake espresso machine (lebih perfeksionis)
BENARKAH 3 point tsb menjadi penentu Kedai Kopi Anda ramai ? Maaf sekali, jawabannya TIDAK. Ketiga Point tsb bisa menjadi NILAI TAMBAH. Betul, NILAI TAMBAH, bukan sebagai Faktor Penentu. Lalu apakah Faktor Penentunya ? Sama dengan Bisnis lainnya, KONSEP dan SEGMEN YANG TEPAT (termasuk Lokasi) lebih menentukan.
4. Lokasi. Saat ditanya, apa yang mesti diperhatikan dalam membuka sebuah Bisnis di bidang FnB, maka jawaban saya berkutat pada 5 Point penting :
- Konsep yang Kuat
- Segmen yang Tepat
- Lokasi
- Lokasi
- Lokasi !!!
Betul, dari 5 point, Lokasi dapat jatah 3 slot. Ini serius, karena memang Lokasi itu sangat penting. Lokasi yang bagus bukanlah Lokasi yang "sekedar rame", melainkan Lokasi yang mengkondisikan Customer untuk berkunjung ke Coffee Shop / Kedai Kopi Anda.
Dulu saya pernah membuka sebuah Coffee Shop di Mall. Tepat di depan saya adalah 3 pintu masuk bioskop yang RAMENYA BUKAN MAIN di jam-jam masuk Bioskop. Apakah Coffee Shop saya ramai ? TIDAK, karena mereka yang ngantri di Bioskop adalah para Pelajar yang belum sanggup untuk spend money hampir 10rb rupiah untuk secangkir kopi. Apakah Price saya yang salah ? Bukan, yang salah adalah LOKASI saya tidak sesuai dengan SEGMEN dan KONSEP yang saya tawarkan.
5. Segmen Pasar. Hal ini sangatlah penting, bahkan dalam setiap Bisnis. Betul sekali, bahwa Segmen menengah ke bawah sangat peduli harga, dan mereka tidak terlalu peduli kualitas. Atau tepatnya, harga murah tapi "terlihat mahal" pun mereka enggan masuk. Sebaliknya, segmen menengah ke atas, sangat memperhatikan kualitas, dan tidak peka terhadap harga selama itu "worth to buy". Daripada menjelaskan panjang lebar, saya langsung saja memberi contoh :
Saya sering sekali menemukan, para pebisnis yang salah kaprah. Mereka membuka bisnisnya hanya dengan alasan "bisa menjual lebih murah", tanpa didukung segmen yang tepat. Kualitas produk mereka tidak jelek, namun lokasi mereka tidak sesuai dengan segmennya.
Suatu hari saya pernah berkunjung ke Resto Steak. Lokasi mereka bisa dikatakan terpencil, masuk ke jalan kecil dan parkir pun sulit. Produk mereka bisa dikatakan enak, setara dengan steak menengah atas. Harganya pun sangat terjangkau, yaitu di harga 20-30ribuan per porsi. Namun apakah Resto tersebut ramai oleh pengunjung ?? SAMA SEKALI TIDAK, saat saya datang (weekend), yang makan hanya saya (dgn pasangan) dan tdk ada Customer lain di sana. WHY ? Ya, untuk saya harga tsb terjangkau, namun untuk orang wilayah sana, bahkan mendengar kata "steak" pun mereka enggan masuk. Dan apakah ia bisa berharap dengan pengunjung yang datang dari jauh ? Saya rasa sulit, karena, seperti yang saya ceritakan, untuk parkir pun sulit. Bahkan saya enggan datang ke sana lagi, walau rasanya enak dan harganya murah.
Dalam kasus di atas, kita dapat mempelajari bahwa "harga lebih murah" yang tidak sesuai segmen tidak dapat membuat Bisnis kita menjadi laku. Masih banyak kasus serupa. Misal harga yang murah di mall menengah atas, itu pun bisa dikatakan tidak sesuai segmen, dan banyak yang gagal karena meremehkan hal ini dan terlalu pede dengan senjata "harga lebih murah".
6. Konsep. Inilah salah satu Point terpenting. Point ini sangat powerful di jaman sekarang, di mana dunia bisnis sudah sangat chaos. Di jaman ini, Produk / Bisnis yang memiliki Konsep yang kuat-lah yang dapat menarik Customer. Saya sempat terjerumus ke dalam suatu pemikiran yang berbahaya dalam bisnis kopi, yaitu espresso-isme yang berlebihan. Saya sebut espresso-isme, karena memang pemikiran ini dimulai dari secangkir espresso.
Saat mengobrol dengan para pecinta kopi, espresso merupakan teman saya yang paling sempurna. Begitu pula bagi coffee addict lainnya. Kami meminumnya tanpa gula sedikitpun, dan (dulu) itu merupakan kebanggaan bagi kami, karena kami menganggap dengan minum espresso tanpa gula berarti kami lulus untuk menjadi coffee addict community. Apakah espresso itu begitu penting ? Ya, bila kita memandang kopi dalam dunia yang sempit, dalam artian tidak ada kebenaran lain di luar espresso. Saya pernah menganggap, bahwa menyukai kopi di luar espresso adalah salah, atau, minum espresso pakai gula, juga salah. Idealisme saya saat itu adalah, bahwa kita harus mengajari customer untuk minum espresso dan memaksa mereka menyukainya, sehingga bisnis saya akan menguntungkan.
Dari sana pula, lahirlah sebuah anggapan, bahwa espresso machine adalah segala-galanya. Semua kedai kopi at least mesti memiliki espresso machine, tidak peduli bagaimanapun konsepnya. Setelah itu lahirlah pula anggapan, bahwa Customer kita sangat menyukai semua kopi yang lahir dari espresso machine, dan ujung-ujungnya, lahirlah pemikiran bahwa tanpa espresso machine kedai kopi tidak layak untuk buka. Wah, ini dia yang berbahaya sekali.
Mengapa berbahaya ? Karena semua Kedai Kopi nantinya semua akan sama, tidak punya unique selling point, dan hanya berlomba-lomba espresso machine, yang paling mahal itu yang paling baik. Kedai Kopi kecil-kecilan akan memaksakan membeli espresso machine seharga 5-7 juta rupiah, yang tidak sampai setahun, akan rusak (dan celakanya, Anda menghitung espresso machine tsb sebagai Investasi yang at least tahan 5 tahun).
Lalu, Coffee Shop besar berlomba-lomba menaikkan level espresso machine-nya, bahkan sampai di harga hampir 100 juta rupiah, hanya demi nampang dan idealisme tanpa menghitung ROI (Return of Investment). Semakin celakanya lagi, karena sudah merasa invest mahal di mesin, mereka tidak memperhatikan aspek-aspek lainnya. Mereka mengorbankan kualitas kopi karena mengharapkan keuntungan lebih, mungkin toh sama saja kopinya akan sama-sama hitam. Mereka juga mengabaikan lokasi, karena sudah terjerumus anggapan bahwa Kopi yang lebih enak dari St*rbucks akan mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar. Dan mereka terlalu sibuk (keasyikan) mengotak atik mesin mahal tersebut untuk membuat espresso terbaik (untuk diminum sendiri), lupa bahwa HANYA +- 5% PELANGGAN MEREKA YANG MINUM ESPRESSO. 95%nya ? 95% pelanggan lebih tertarik dengan Konsep yang unik, menu yang punya Unique Selling Point, dan Lokasi yang mudah dijangkau. Kalau Business Owner sendiri sudah melupakan tujuan bisnisnya, bagaimana bisa bisnis tersebut jadi menguntungkan ?
Jadi, salahkan membeli espresso machine yang mahal ? TIDAK, itu tidak salah. Bila Konsep Coffee Shopnya sesuai, espresso machine yang perfect sangat diharapkan. Namun, perlu dicatat, bahwa espresso machine yang mahal merupakan NILAI TAMBAH untuk Coffee Shop Anda, BUKAN penentu kesuksesan. Masih banyak hal lain yang lebih penting daripada sekedar espresso machine. Dan tentunya masih banyak yang perlu Anda benahi selain mengutak-atik espresso machine sampai mendapatkan espresso terbaik. STOP THINKING THAT ALL CUSTOMERS HAS THE SAME CHARACTER AS YOU ARE.
Lalu bagaimana dengan Kedai Kopi ? Yang pasti, tidak usah memaksakan Konsep espresso ke dalam Kedai Kopi Anda kalau budget Anda minim. Lebih baik gunakan budget tersebut untuk membuat KONSEP YANG UNIK, lokasi yang enak untuk ngopi, dan menu yang memiliki nilai jual.
Bagaimana sich Konsep yang unik itu ? Bisa macam2, tergantung dari Kreatifitas Anda.
7. Gebrakan. Perlu diketahui bahwa Coffee Shop dengan konsep unik, segmen yang tepat, dan menu yang enak belum tentu dikunjungi orang. Mungkin orang yang suka akan kembali lagi, namun bagaimana membuat pengunjung mau mencoba berkunjung ke tempat Anda ?
Sisakan Budget Anda untuk melakukan Gebrakan. Gebrakan bisa berupa :
+ Discount Bertema
+ Buy 1 Get 1
+ Gratis 1 Cup Coffee setiap jam-jam tertentu
+ Beli Kopi FREE Voucher Cuci Motor
+ Discount Khusus untuk Organisasi / Universitas tertentu
+ Dan sebagainya, kembangkan kreatifitas Anda
Jangan ingin untung cepat, yang terpenting adalah menggaet Customer terlebih dahulu, karena dengan semakin banyak Customer, keuntungan akan datang dengan sendirinya
Sekian sharing dari saya. Mohon maaf bila artikel ini masih memiliki banyak kekurangan.
Kali ini saya akan mencoba membahas tentang Cafe, Coffee Shop, dan Coffee Retail dari segi Bisnis. Sebelum itu, ada beberapa point penting yang ingin saya utarakan :
1. Saya akan membahas tentang hal ini dari sudut pandang Bisnis, bukan secara Idealis, bukan pula tentang teknis membuat Coffee Shop yang "perfect".
2. Yang saya lakukan di sini hanyalah berupa sharing dari Pengalaman saya sendiri dan Relasi-relasi saya yang membuka maupun pernah membuka Coffee Shop dsb. Jadi Artikel ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan.
3. Artikel ini sama sekali tidak bermaksud mengajari, melainkan lebih ke arah sharing pengalaman.
4. Saya bukanlah seorang Konsultan, jadi tentu saja Artikel ini Gratis dan bersifat terbuka.
5. Saya adalah murni pebisnis, bukan barista, sehingga jangan minta resep pada saya, karena saya tidak menjual resep apapun walaupun saya memang menguasainya.
Baiklah, tanpa berpanjang-panjang lagi, saya akan memulai artikel ini.
Kira-kira dalam waktu 2-3 tahun ini, saya sering sekali mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar cara membuka Kedai Kopi, Coffee Shop, dsb. Saya sebenarnya tidak enak untuk mengebaikannya, namun saya juga sama sekali tidak mungkin menjawabnya satu per satu, kecuali bila saya menjawabnya secara asal-asalan. Berlatar belakangkan hal tersebut, maka saya pun membuat artikel ini.
Saya akan memulai pemilahan jenis-jenis Coffee Shop itu sendiri :
1. Kedai Kopi / Warung Kopi
2. Coffee Booth
3. Cafe / Resto
4. Coffee Shop Spesialis
5. Coffee Retail / Coffee Kiosk
Sebelum membahas satu per satu secara detail, maka ada beberapa pertanyaan penting yang perlu diperhatikan bila Anda ingin membuka Coffee Shop :
1. Berapa Budget yang Anda persiapkan untuk Bisnis ini ? Besarnya modal yang Anda miliki akan menentukan sebaiknya Anda buka tipe yang mana.
2. Apakah tujuan Anda dalam membuka Coffee Shop ini ? Apakah Anda ingin serius berbisnis ? Ataukah hanya sekedar ingin membuka "tempat ngopi" ?
3. Mengapa Anda ingin berbisnis Coffee Shop ? Apakah karena tergiur dengan Coffee Shop lain yang Trafficnya tinggi ? Sekedar ikut-ikutan trend ? Atau ada alasan lain ?
4. Apakah Anda sudah ada gambaran, di lokasi mana Anda ingin membuka Coffee Shop ? Dan mengapa di sana ?
5. Bagaimanakah segmen pasar di kota Anda ? Segmen mana yang Anda tuju ? Menengah atas atau menengah bawah ?
6. Apakah Anda sudah memikirkan Konsep untuk Coffee Shop Anda ? Apakah berbeda / unik jika dibandingkan yang lain ?
7. Siapkah Anda dengan resiko gagal ?
Dari berbagai pertanyaan penting di atas, maka muncullah beberapa poin penting yang SANGAT perlu Anda perhatikan sebelum membuka Coffee Shop :
1. Budget Anda sangat berpengaruh terhadap jenis Coffee Shop yang sebaiknya Anda bangun. Bila Budget minim, jangan memaksakan diri untuk membuat Coffee Shop mewah ala Starb*cks.
2. Mengapa Anda ingin membuka Coffee Shop ? Hal yang paling penting dari motivasi Anda membuka Coffee Shop / Kedai Kopi adalah Anda mesti menyukai Bisnis Kedai Kopi, BUKAN Anda sekedar suka kopi atau sekedar cari duit. Bisnis Kedai Kopi merupakan Bisnis yang sifatnya Long Term (bukan musiman), jadi Anda tidak boleh kekurangan motivasi dalam Bisnis yang satu ini.
3. Banyak sekali Pebisnis latah di negeri ini. Istilahnya, liat Bisnis orang rame, langsung tertarik dan membuat Bisnis yang sama (ya dibeda-bedakan dikit masih bisa dibilang sama). Ketika ditanya, apa keunggulan Kedai Kopi Anda ? Jawaban tidak jauh2 dari :
- Rasa Kopi kita lebih enak
- Harga kita lebih murah
- Kita pake espresso machine (lebih perfeksionis)
BENARKAH 3 point tsb menjadi penentu Kedai Kopi Anda ramai ? Maaf sekali, jawabannya TIDAK. Ketiga Point tsb bisa menjadi NILAI TAMBAH. Betul, NILAI TAMBAH, bukan sebagai Faktor Penentu. Lalu apakah Faktor Penentunya ? Sama dengan Bisnis lainnya, KONSEP dan SEGMEN YANG TEPAT (termasuk Lokasi) lebih menentukan.
4. Lokasi. Saat ditanya, apa yang mesti diperhatikan dalam membuka sebuah Bisnis di bidang FnB, maka jawaban saya berkutat pada 5 Point penting :
- Konsep yang Kuat
- Segmen yang Tepat
- Lokasi
- Lokasi
- Lokasi !!!
Betul, dari 5 point, Lokasi dapat jatah 3 slot. Ini serius, karena memang Lokasi itu sangat penting. Lokasi yang bagus bukanlah Lokasi yang "sekedar rame", melainkan Lokasi yang mengkondisikan Customer untuk berkunjung ke Coffee Shop / Kedai Kopi Anda.
Dulu saya pernah membuka sebuah Coffee Shop di Mall. Tepat di depan saya adalah 3 pintu masuk bioskop yang RAMENYA BUKAN MAIN di jam-jam masuk Bioskop. Apakah Coffee Shop saya ramai ? TIDAK, karena mereka yang ngantri di Bioskop adalah para Pelajar yang belum sanggup untuk spend money hampir 10rb rupiah untuk secangkir kopi. Apakah Price saya yang salah ? Bukan, yang salah adalah LOKASI saya tidak sesuai dengan SEGMEN dan KONSEP yang saya tawarkan.
5. Segmen Pasar. Hal ini sangatlah penting, bahkan dalam setiap Bisnis. Betul sekali, bahwa Segmen menengah ke bawah sangat peduli harga, dan mereka tidak terlalu peduli kualitas. Atau tepatnya, harga murah tapi "terlihat mahal" pun mereka enggan masuk. Sebaliknya, segmen menengah ke atas, sangat memperhatikan kualitas, dan tidak peka terhadap harga selama itu "worth to buy". Daripada menjelaskan panjang lebar, saya langsung saja memberi contoh :
Saya sering sekali menemukan, para pebisnis yang salah kaprah. Mereka membuka bisnisnya hanya dengan alasan "bisa menjual lebih murah", tanpa didukung segmen yang tepat. Kualitas produk mereka tidak jelek, namun lokasi mereka tidak sesuai dengan segmennya.
Suatu hari saya pernah berkunjung ke Resto Steak. Lokasi mereka bisa dikatakan terpencil, masuk ke jalan kecil dan parkir pun sulit. Produk mereka bisa dikatakan enak, setara dengan steak menengah atas. Harganya pun sangat terjangkau, yaitu di harga 20-30ribuan per porsi. Namun apakah Resto tersebut ramai oleh pengunjung ?? SAMA SEKALI TIDAK, saat saya datang (weekend), yang makan hanya saya (dgn pasangan) dan tdk ada Customer lain di sana. WHY ? Ya, untuk saya harga tsb terjangkau, namun untuk orang wilayah sana, bahkan mendengar kata "steak" pun mereka enggan masuk. Dan apakah ia bisa berharap dengan pengunjung yang datang dari jauh ? Saya rasa sulit, karena, seperti yang saya ceritakan, untuk parkir pun sulit. Bahkan saya enggan datang ke sana lagi, walau rasanya enak dan harganya murah.
Dalam kasus di atas, kita dapat mempelajari bahwa "harga lebih murah" yang tidak sesuai segmen tidak dapat membuat Bisnis kita menjadi laku. Masih banyak kasus serupa. Misal harga yang murah di mall menengah atas, itu pun bisa dikatakan tidak sesuai segmen, dan banyak yang gagal karena meremehkan hal ini dan terlalu pede dengan senjata "harga lebih murah".
6. Konsep. Inilah salah satu Point terpenting. Point ini sangat powerful di jaman sekarang, di mana dunia bisnis sudah sangat chaos. Di jaman ini, Produk / Bisnis yang memiliki Konsep yang kuat-lah yang dapat menarik Customer. Saya sempat terjerumus ke dalam suatu pemikiran yang berbahaya dalam bisnis kopi, yaitu espresso-isme yang berlebihan. Saya sebut espresso-isme, karena memang pemikiran ini dimulai dari secangkir espresso.
Saat mengobrol dengan para pecinta kopi, espresso merupakan teman saya yang paling sempurna. Begitu pula bagi coffee addict lainnya. Kami meminumnya tanpa gula sedikitpun, dan (dulu) itu merupakan kebanggaan bagi kami, karena kami menganggap dengan minum espresso tanpa gula berarti kami lulus untuk menjadi coffee addict community. Apakah espresso itu begitu penting ? Ya, bila kita memandang kopi dalam dunia yang sempit, dalam artian tidak ada kebenaran lain di luar espresso. Saya pernah menganggap, bahwa menyukai kopi di luar espresso adalah salah, atau, minum espresso pakai gula, juga salah. Idealisme saya saat itu adalah, bahwa kita harus mengajari customer untuk minum espresso dan memaksa mereka menyukainya, sehingga bisnis saya akan menguntungkan.
Dari sana pula, lahirlah sebuah anggapan, bahwa espresso machine adalah segala-galanya. Semua kedai kopi at least mesti memiliki espresso machine, tidak peduli bagaimanapun konsepnya. Setelah itu lahirlah pula anggapan, bahwa Customer kita sangat menyukai semua kopi yang lahir dari espresso machine, dan ujung-ujungnya, lahirlah pemikiran bahwa tanpa espresso machine kedai kopi tidak layak untuk buka. Wah, ini dia yang berbahaya sekali.
Mengapa berbahaya ? Karena semua Kedai Kopi nantinya semua akan sama, tidak punya unique selling point, dan hanya berlomba-lomba espresso machine, yang paling mahal itu yang paling baik. Kedai Kopi kecil-kecilan akan memaksakan membeli espresso machine seharga 5-7 juta rupiah, yang tidak sampai setahun, akan rusak (dan celakanya, Anda menghitung espresso machine tsb sebagai Investasi yang at least tahan 5 tahun).
Lalu, Coffee Shop besar berlomba-lomba menaikkan level espresso machine-nya, bahkan sampai di harga hampir 100 juta rupiah, hanya demi nampang dan idealisme tanpa menghitung ROI (Return of Investment). Semakin celakanya lagi, karena sudah merasa invest mahal di mesin, mereka tidak memperhatikan aspek-aspek lainnya. Mereka mengorbankan kualitas kopi karena mengharapkan keuntungan lebih, mungkin toh sama saja kopinya akan sama-sama hitam. Mereka juga mengabaikan lokasi, karena sudah terjerumus anggapan bahwa Kopi yang lebih enak dari St*rbucks akan mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar. Dan mereka terlalu sibuk (keasyikan) mengotak atik mesin mahal tersebut untuk membuat espresso terbaik (untuk diminum sendiri), lupa bahwa HANYA +- 5% PELANGGAN MEREKA YANG MINUM ESPRESSO. 95%nya ? 95% pelanggan lebih tertarik dengan Konsep yang unik, menu yang punya Unique Selling Point, dan Lokasi yang mudah dijangkau. Kalau Business Owner sendiri sudah melupakan tujuan bisnisnya, bagaimana bisa bisnis tersebut jadi menguntungkan ?
Jadi, salahkan membeli espresso machine yang mahal ? TIDAK, itu tidak salah. Bila Konsep Coffee Shopnya sesuai, espresso machine yang perfect sangat diharapkan. Namun, perlu dicatat, bahwa espresso machine yang mahal merupakan NILAI TAMBAH untuk Coffee Shop Anda, BUKAN penentu kesuksesan. Masih banyak hal lain yang lebih penting daripada sekedar espresso machine. Dan tentunya masih banyak yang perlu Anda benahi selain mengutak-atik espresso machine sampai mendapatkan espresso terbaik. STOP THINKING THAT ALL CUSTOMERS HAS THE SAME CHARACTER AS YOU ARE.
Lalu bagaimana dengan Kedai Kopi ? Yang pasti, tidak usah memaksakan Konsep espresso ke dalam Kedai Kopi Anda kalau budget Anda minim. Lebih baik gunakan budget tersebut untuk membuat KONSEP YANG UNIK, lokasi yang enak untuk ngopi, dan menu yang memiliki nilai jual.
Bagaimana sich Konsep yang unik itu ? Bisa macam2, tergantung dari Kreatifitas Anda.
7. Gebrakan. Perlu diketahui bahwa Coffee Shop dengan konsep unik, segmen yang tepat, dan menu yang enak belum tentu dikunjungi orang. Mungkin orang yang suka akan kembali lagi, namun bagaimana membuat pengunjung mau mencoba berkunjung ke tempat Anda ?
Sisakan Budget Anda untuk melakukan Gebrakan. Gebrakan bisa berupa :
+ Discount Bertema
+ Buy 1 Get 1
+ Gratis 1 Cup Coffee setiap jam-jam tertentu
+ Beli Kopi FREE Voucher Cuci Motor
+ Discount Khusus untuk Organisasi / Universitas tertentu
+ Dan sebagainya, kembangkan kreatifitas Anda
Jangan ingin untung cepat, yang terpenting adalah menggaet Customer terlebih dahulu, karena dengan semakin banyak Customer, keuntungan akan datang dengan sendirinya
Sekian sharing dari saya. Mohon maaf bila artikel ini masih memiliki banyak kekurangan.
PELUANG USAHA RENTAL PS3
melihat dari segi ps yang amat digemari oleh kalangan anak sampai dewasa peluang buka Rental playstation merupakan bisnis yang menjanjikan selain tidak terlalu ribet dalam pengelolaan tp juga sangat menguntungkan akan sedikit saya review tentang bisnis yang ane jalanin ini:
prospeknya:
beli peralatan lengkap " harga bila beli baru"
-Ps3/Konsol_____________RP. 2.200.000 @ 4___= Rp. 8.800.000
-Lcd tv 32 inch_________Rp. 2.700.000 @ 4____= RP. 10.800.000
-Hdmi cable_____________Rp. 60.000 @ 4_______= Rp. 240.000
-Bd pancingan___________Rp. 90.000 @ 4_______= Rp. 360.000
-Game________________________________________= Rp. 500.000
-lain2_______________________________________= Rp. 500.000
total________________________________________= Rp. 21.200.000
Nb "Harga sewa melihat kemampuan masyarakat"
pendapatan Kotor :
1jam 3500 @ 4 = 14.000 @ 10-11 jam/hari bisa lebih = -+ 150.000
150.000/hari @ 30 = 4.500.000/bln
biaya lain2
- listrik_________________Rp. 250.000
- sewa gedung_____________Rp. 500.000
- operasional_____________Rp. 250.000
- pegawai_________________Rp. 500.000
- Isi Game________________Rp. 500.000
Total________________________________= RP. 1.500.000
pendapatan Bulanan bersih
Pendapatan Kotor_____________Rp. 4.500.000
Pengeluaran__________________Rp. 2.000.000 -
Pendapatan Bersih_________________________Rp.2.500.000
Bep = 21.200.000/3.000.000 = 7.06 bulan balik modal
"Pendapatan Tidak Bisa ditentukan pasti tergantung anda menjalankan bisnis anda, ini hanya review dari usaha saya"
kira segitulah peluangnya gan. ini dari usaha rental yang ane jalanin
keuntungan terletak dikita itu usaha dalam bidang barang mati, jadi ada seandainya ada masalah seperti saya mo pindahan gini atau tidak berjalanya usaha ini kita tidak akan mengalami kerugian karena harga kerugian jualnya lagi yang bisa tertutup dari pendapatan sekitar 2 bln.
Sebagai Keterangan yang sering ditanyakan"
"ini adalah rekap dari peluang usaha ane n ane bukanya di kampung gan n semua usaha kadang gak berbanding lurus dengan disemua tempat"
Kendala & Kekurangan
- Ylod ( Ini termasuk kerusakan yang amat fatal, krn menyerang pada bagian cpu ps3, diusahakan keteraturan dalam pemakaian, ada jeda istirahat untuk psnya -+ 4jam pemakaian istirahatkan dulu)
- Kerusakan Stick (kerusakan ini hampir setiap hari ada, adakalanya membeli stick yang berkualitas, biar awet, n biasanya stick yg bagus mudah perawatannya, n kalo bisa diusahakan pemilik bisa belajar memperbaiki sendiri)
- keterbasan game ps3 ( coba mencari konsol yang cfw agar mempermudah dalam pencarian game karna konsol ini bisa maen game copy, n perbesar hardisk internal biar bisa lebih banyak menyimpan game)
Kalau saya perhatikan, saat ini semakin
banyak pengusaha yang bermunculan di Indonesia. Tidak hanya pengusaha
berskala besar tapi juga pengusaha kecil dan menengah, bahkan usaha
kecil menengah (UKM) saat ini mengalami peningkatan yang cukup besar
pertumbuhannya. Adanya peluang bisnis dengan modal kecil membuat orang
untuk mencoba membangun usahanya sendiri. Cukup banyak pengusaha kecil
menengah tidak hanya membuka toko yang ada fisik nya tetapi toko virtual
di internet yang dapat menjangkau orang lebih banyak lagi, bahkan
beberapa pengusaha online yang saya kenal memiliki penghasilan yang
membuat saya “ngiler” hehehe. Nah setelah saya melihat bisnis online
kenalan saya itu sangat berhasil, saya tertarik untuk membuat artikel
yang berhubungan dengan bisnis, baik itu bisnis offline dan juga online.
Beberapa calon pengusaha sering
mengalami kendala ketika ingin memulai sebuah bisnis untuk mereka. Dan
kendala yang sering kita dengar adalah kurangnya modal awal untuk
memulai bisnis mereka. Mungkin Anda berpikir akan lebih baik meminjam
uang dari bank atau mencari investor, memang benar langkah itu bisa
dilakukan tapi ini bukanlah perkara mudah. Kebanyakan bank dan investor
bisnis pasti akan menanyakan pengalaman bisnis kita sebelumnya dan juga
informasi-informasi lainnya yang tidak kita miliki, dan akhirnya kita
tidak bisa mendapatkan modal. Lalu, apakah kekurangan modal menjadi
penghambat bagi kita untuk memulai bisnis yang kita inginkan? Tentu saja
tidak! Kita bisa memulai sebuah bisnis yang dapat dikerjakan walau
dengan modal yang minim karena kita bisa menemukan banyak sekali peluang
usaha modal kecil di sekitar kita.
Kalau kita bicara bisnis modal kecil
berarti kita memang harus tetap punya modal yang cukup untuk memulai
bisnis tersebut. Kita tetap harus mengeluarkan uang, selain itu kita
juga harus punya modal non-materil seperti pengetahuan tentang bisnis
yang akan dijalankan, modal kemauan & usaha yang keras. Kita bisa
memanfaatkan apa saja yang ada di sekitar kita untuk memaksimalkan usaha
yang akan dijalankan, misalnya memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha
agar bisa mengurangi biaya sewa tempat, memanfaatkan anggota keluarga
dalam menjalankan bisnis untuk mengurangi biaya gaji karyawan, dan
lain-lain.
Beberapa peluang bisnis dengan modal kecil yang sering dikerjakan oleh pengusaha kecil dan menengah:
A. Bisnis Offline dari Rumah
Ada banyak sekali peluang bisnis modal
kecil yang bisa dikerjakan dari rumah. Kita dapat melakukan semua proses
menjalankan bisnis dengan baik tanpa harus menyewa tempat. Walaupun
begitu kita harus mempertimbangkan market yang ada di sekitar kita,
apakah akan ada orang yang membutuhkan produk yang kita jual di sana?
Berikut ini adalah beberapa jenis usaha rumahan dengan modal kecil yang
bisa kita kerjakan:
1. Membuka jasa menjahit
Banyak orang yang ingin
menjahitkan pakaiannya dengan model dan ukuran tertentu, nah mereka ini
pasti selalu mencari jasa menjahit pakaian untuk mereka. Bisnis ini
sangat cocok untuk orang yang memiliki minat pada fashion, tentunya Anda
harus memiliki kemampuan dalam menjahit dan mendesain pakaian.
2. Bisnis Kuliner
Kalau Anda memiliki
resep makanan yang unik atau bisa membuat snack yang digemari banyak
orang, maka Anda harus mempertimbangkan bisnis ini. Usaha ini sangat
cocok untuk orang yang menyukai tentang kuliner. Tidak sedikit orang
yang berhasil menjalankan bisnis makanan, bahkan bisnisnya semakin
berkembang dan membuka cabang di tempat lain.
Rekomendasi bacaan: #bisnis kuliner #bisnis waralaba
3. Menjual pulsa elektrik
Memulai bisnis jual pulsa saat ini
sangat mudah hanya dengan modal Rp 100.000 – Rp 300.000 kita sudah bisa
mulai menjalankan bisnis ini, cocok dikerjakan dimana saja dan siapa
saja. Bila Anda adalah seseorang yang aktif dalam sebuah network,
organisasi dimana anggotanya cukup banyak, atau anak kuliahan, maka
bisnis jual pulsa bisa sangat menguntungkan lho karena kita bisa
menjualnya pada teman-teman yang berada di network, organisasi, kampus.
4. Membuka les private
Bila kita memiliki kemampuan dalam
bidang tertentu, misalnya; gitar, bahasa Inggris, computer, dan
lain-lain, kita bisa memberikan les private di rumah atau bisa juga
dilakukan di tempat lain tergantung kondisi yang ada.
5. Membuka warung atau toko sembakoBisnis ini sudah banyak yang mengerjakannya karena itu kita sebaiknya melihat tingkat persaingan yang ada, lokasi, dan juga modal yang kita miliki.
6. Bisnis Jasa design, editing foto, dan percetakan
Tentunya kita harus memiliki kemampuan
dalam menggunakan software editing foto, seperti: CorelDraw, Photoshop,
dan lainnya. Untuk membuka sebuah usaha percetakan digital atau digital
printing, Anda tidak harus punya modal yang sangat besar. Kita bisa
bermitra dengan pengusaha percetakan digital yang sudah berjalan,
misalnya seperti Wanabi Print.
7. Membuka jasa loundry
Bisnis loundry akan sangat laris bila
berlokasi di dekat kampus, kost-kostan. Kalau kita perhatikan bisnis
loundry ini semakin banyak dan semakin bermacam-macam layanannya, bahkan
ada yang menawarkan untuk menjemput pakaian yang akan diloundry. Bila
Anda merasa bisnis ini cocok dengan Anda maka sebaiknya Anda segera
melakukannya karena bisnis ini akan selalu dicari oleh banyak orang.
B. Bisnis Online dari Rumah
Bisnis online sangat cocok bila
dikombinasikan dengan bisnis offline yang kita miliki. Misalnya kita
punya toko yang menjual furniture cantik, nah kita bisa menjual
furniture kita itu secara online, dan tentunya pasarnya akan semakin
luas karena bisa dijangkau lebih banyak orang. Bila kita tidak memiliki
bisnis offline, kita tetap bisa membangun sebuah bisnis secara online.
Berikut ini adalah beberapa bisnis online yang bisa dikerjakan dari
rumah dengan modal kecil:
1. Bisnis Affiliasi
Ini
adalah bisnis yang banyak dijalankan oleh banyak internet marketer baik
di luar negeri atau pun di dalam negeri. Kita tidak harus memiliki
produk, tapi kita bisa menjual produk orang lain melalui internet, baik
itu melalui blog, social media, email, dan lain-lain, dan kita
mendapatkan komisi sekian persen dari total harga barang yang dijual.Produk yang dijual pun bermacam, ada produk berbentuk fisik, berbentuk digital, dan juga berbentuk membership.
2. Bisnis Dengan Membuat Toko Online
Memiliki
sebuah toko online saat ini sudah sangat mudah. Bisnis ini bisa
dijalankan oleh orang yang memiliki toko offline dan ingin meningkatkan
penjualan dengan cara menjual secara online. Tapi bisnis ini juga bisa
dikerjakan oleh orang yang tidak memiliki produk, yaitu dengan cara
bergabung dengan sistem dropship yang ditawarkan oleh sebuah produsen
barang.
3. Bisnis Iklan di blog/ website
Bisnis
ini sangat cocok untuk orang yang memiliki web atau blog dengan trafik
pengunjung yang tinggi. Salah satu model bisnis iklan adalah dengan
mengikuti program PPC (pay per click) seperti Google Adsense,
Bidvertiser, Kliksaya, Kumpulbloger, dan lain-lain. Selain iklan PPC,
model bisnis iklan yang lain adalah dengan cara menawarkan space iklan
pada blog Anda dengan harga yang sudah Anda tentukan.
Artikel terkait: Bisnis waralaba modal kecil
4. Menjadi penulis lepas
Saat
ini cukup banyak lho yang menjalani profesi sebagai penulis lepas, baik
itu menulis artikel bahasa Inggris ataupun menulis artikel bahasa
Indonesia. Untuk artikel bahasa Inggris biasanya tarif nya lebih mahal
daripada artikel bahasa Indonesia. Ada beberapa tempat yang dapat
dijelajahi untuk mendapatkan job dari orang yang sedang mencari penulis
artikel, misalnya: fiverr.com, ads-id.com, dan masih banyak lagi.
5. Bisnis MLM online
Ini adalah bisnis Multi Level Marketing
yang dijalankan secara online. Tidak seperti binsi MLM konvensional yang
biasanya menyita waktu dan tenaga untuk kegiatan pertemuan, follow up
calon member, dan pembelian barang, semua proses itu bisa dilakukan
secara online. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua bisnis MLM
punya sistem yang baik, pastikan bisnis MLM online yang Anda ikuti punya produk dan sistem yang bagus dan menguntungkan.
6. Menjual Jasa Secara Online
Ada banyak jasa yang bisa dijual secara
online. Salah satunya adalah jasa membuat website/ blog profesional atau
yang sering disebut dengan web developer. Peluang usaha yang satu ini
menurut saya sangat potensial karena tidak banyak orang yang bisa
membuat website profesional untuk bisnis mereka. Baca ulasan saya
tentang peluang usaha menjadi web developer.
Sebenarnya masih ada banyak peluang
bisnis modal kecil yang bisa kita kerjakan dari rumah tapi sayangnya
saya tidak bisa menuliskan semuanya di artikel singkat ini. Satu hal
yang perlu kita ingat bahwa walaupun bisnis atau usaha yang dijalankan
hanya dengan modal kecil bukan berarti keuntungan yang akan didapatkan
kecil juga. Buktinya adalah usaha kenalan saya itu, dia tidak punya
produk sendiri, dengan modal yang kecil dia menjalankan bisnis dropship,
tapi penghasilan yang di dapatkan luar biasa, bahkan lebih besar dari
gaji seorang manajer Bank. Visi dan misi, semangat dan kerja keras yang
dilakukan secara terus menerus tentu akan memberikan hasil yang
maksimal, bahkan bisa saja melebihi harapan kita. Semoga artikel ini
menginspirasi Anda.
Source: http://www.maxmanroe.com/peluang-bisnis-usaha-modal-kecil-yang-bisa-dikerjakan-dari-rumah.html
Tentu dapat kita jadikan peluang usaha, apalagi melihat masih sedikitnya pesaing di sekitar tempat tinggal sobat tentu menjadi ceruk yang bisa dimanfaatkan..
berikut adalah resepnya:
Bahan bahan yang diperlukan :
500 gram tepung terigu protein tinggi (Cakra Kembar)
50 gram susu bubuk
11 gram ragi instant (1 sachet)
200 gram kentang, kukus, haluskan (dengan blender) dan dinginkan
100 gram gula pasir
4 butir kuning telur
100 ml air dingin
75 gram mentega
½ sendok teh garam
Cara membuat Donat Kentang :
- Pertama ambil wadah, campur tepung terigu, gula, susu bubuk, ragi instant, aduk rata
- Masukkan kentang halus, kuning telur dan air dingin, aduk sampai rata.
- Beri mentega dan garam, aduk terus hingga elastis. diamkan 15 menit.
- Bagi adonan, masing-masing 50 gram, bulatkan. Diamkan 20 menit, hingga mengembang. (Biasanya untuk membagi dan membulatkan seluruh adonan sampai habis memerlukan waktu 15-20 menit, jadi begitu membulatkan adonan terakhir, bisa langsung panaskan minyak goreng untuk mulai menggoreng adonan yang pertama-tama yang sudah dibulatkan)
- Lubangi tengahnya, menjadi bentuk donat, segera goreng sampai kuning keemasan.
- Angkat, tiriskan. Taburi gula donat, atau hiasi dengan coklat.
Bertekstur lembut, empuk, rasa donat kentang ini jauh lebih enak dibanding donat biasa, Agar tekstur donat lebih halus, anda diwajibkan menggunakan blender untuk menghaluskan kentangnya terlebih dahulu. segitu dulu mengenai Resep Donat Kentang Spesial semoga anda terinspirasi.
Analisa usaha
I. ANALISA USAHA
I. Biaya Investasi Tetap
1). Mesin Produksi : Rp. 10.000.000,00
2). Perijinan : Rp. 3.000.000,00
3). Upah tenaga kerja : Rp.40.000 X 25 = Rp. 1.000.000,-
Upah untuk 20 orang X Rp.1.000.000 = Rp. 20.000.000
II. Biaya Bergerak
Untuk target perbulan (± 25 kali produksi)
1. Tepung Terigu :200 kg X 25 = 5000 kg
@ Rp. 6000,- X 5000 kg = Rp. 30.000.000
2. Kentang 100 kg X 25 = 2500 kg
@ Rp. 5000,- X 2500 kg = Rp. 12.500.000
3. Gula Halus 20 kg X 25 = 500 kg
@ Rp. 10.000,- X 500 = Rp. 5.000.000
4. Gas Elpiji 1tabung X 25 =25 tabung
@ Rp. 15.000 X25 = Rp. 375.000
5. Telur 800 X 25 = 20.000 butir
@Rp. 1000 X 20.000 = Rp. 20.000.000
6. Bumbu lain
@ Rp.100.000 X 25 = Rp. 2.500.000
7. Minyak goreng 50 lt x 25 = 1250 lt
@Rp. 11.000 x 1250 = Rp. 13.750.000
8. Label produk
@ Rp. 50 X 12000 x 25 = Rp. 15.000.000
9. Kemasan/Plastik : 12.000 X 25 = 300.000
@Rp. 50 X 300.000 = Rp. 15.000.000
Jumlah biaya Variable = Rp 114.125.000,00
Jumlah Biaya = Rp 147.125.000,00
Hasil Penjualan 300.000 X @ Rp.1000 = Rp.300.000.000,00
R/C ratio
Penjualan / Modal
300.000.000 / 147.125.000 = 2.0
Keuntungan = 300.000.000 - 147.125.000 = 15.287.5000/ bulan
( harga jual satuan – biaya variabel ) (300.000.000 – 114.125.000)
= 0.177
Apakah sobat tertarik?? silakan mencoba
Mendengar kata bakso, sudah pasti tidak asing lagi di telinga kitabakso sudah menjadi bagian dari Indonesiabukan hanya rasanya yang enak, tetapi kepopulerannya sudah dimana-mana
bisa dikatakan bakso adalah bisnis yang masih terbuka untuk digelutibakso goreng merupakan panganan bakso yang sedang digandrungi oleh masyarakat kita
selain karena rasanya yang khas, bakso yang digoreng memberikan sensasi di lidah yang berbeda dengan bakso kuah umumnya, bakso goreng hanya menawarkan bakso sebagai menu utama dalam santapan, dan sangat disukai oleh para penggemar bakso..
Usaha bakso goreng hanya membutuhkan gerobak yang berfitur punya tempat menaruh kompor boleh gas atau sumbu, wajan, tabung gas, laci untuk kas, tempat meniris hasil gorengan, tempat menaruh/display hasil gorengan dan desain yang menarik. Biaya yang dibutuhkan berkisar 5 jutaan atau bisa lebih murah jika sobat bisa siasati
kedua, jika tidak mau repot.. sobat bisa membeli bakso yang sudah jadi dan tinggal digoreng sekitar 20ribu dapetnya banyak bisa ampe 50 tusuk.. lumayan hemat tenaga dan waktu
jika mau repot dan menghemat pengeluaran boleh coba buat sendiri.. dengan resep di bawah ini
Bahan Resep Cara Membuat Bakso Goreng Ayam Paling Enak :
- 300 gram paha ayam fillet, dicincang halus
- 100 gram kulit ayam, dicincang halus
- 2 siung bawang putih, dihaluskan
- 1/2 sendok makan garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh penyedap rasa
- 1 sendok teh minyak wijen
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 1 butir telur ayam
- 1 putih telur
- 100 ml air es
- 250 gram tepung sagu
- 1 sendok teh baking powder
- 1 batang daun bawang, diiris halus
- Minyak untuk menggoreng
Proses Pembuatan Resep Cara Membuat Bakso Goreng Ayam Paling Enak :
- Aduk paha ayam, kulit ayam, bawang putih, garam, merica bubuk, penyedap rasa, minyak wijen, gula pasir, telur, putih telur, dan air es. Aduk rata.
- Tambahkan tepung sagu, baking powder, dan daun bawang. Aduk rata.
- Bentuk bulat dengan dua sendok.
- Goreng di dalam minyak yang dipanaskan di atas api sedang sampai matang.
Ketiga, pilih tempat yang strategis seperti di taman bermain, area sekolah, perkantoran, komplek dan pasar..
Keempat, catat dalam pembukuan dengan jelas. Pisahkan uang pribadi dan uang usaha.
Kelima,
lakukan promosi dan strategi marketing... dengan metode ini, sobat
harus siap dengan orderan banyak dan kualitas bakso goreng terjamin,
dengan promosi usaha sobat bisa maju atau bahkan sebaliknya.. tergantung
dari kualitas dan manjemen bakso goreng sobat..
Keenam,
jika sobat malas atau tidak punya waktu, sobat boleh mempekerjakan
pegawai dengan gaji tetap atau bagi hasil sesuai kesepakatan
Ketujuh,
jangan menyerah, lakukan evaluasi, gencar berpromosi, harus di ingat,
sesuatu yang baru pasti sepi atau belum ramai. karena belum dikenal dan
belum punya nama. dengan kesabaran, teguh dan pantang menyerah. waktu
akan menjawab usaha sobat.
Kedelapan, berdoa dan bersedekah. semoga berkah.
Hai Sobat calon Pengusaha
Siapa sih yang gak kenal SATE terutama sate padang..
Kuliner Asli Indonesia ini merupakan kuliner favorit masyarakat kita dan melekat didalam kebudayaan masyarakat..

Potensi usaha kuliner memang bisa dibilang tak akan pernah surut atau padam
Tentu melihat potensi perkembangan masyarakat kita dari segi ekonomi
Peluang di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja Sobat mungkin bisa dicoba..
Keuntungan dari menjual sate padang tidak bisa dipandang sepele
Jika
kita ambil contoh, pak Sani yang setiap harinya mampu menjual rata-rata
60 porsi sate per hari dengan harga per porsi 10.000 maka dalam sehari
Omzet bisa mencapai 600.000 per Hari atau 18 Juta per Bulannya dengan
keuntungan 40% dari omzet, berarti sekitar 7,2 juta per bulan..
Tentu cukup menarik.. yang jelas menjual 60 porsi tusuk sate bukanlah hal yang mudah dan terdengar sulit buat Sobat
Tetapi semua itu, terlontar mudah begitu saja dari pak Sani yang sudah 5 tahun bergelut di dunia perSate-an ini..
Bagi sobat, tentu semua hal tersebut bisa dicapai jika usaha sate padang yang sobat rintis dijalani dengan sabar dan tekun.. tentu omzet di atas bisa sobat raih atau bahkan sobat lampaui..
Bayangkan bila sobat dapat menjual 6 gerobak sate tentu keuntungan sobat bisa melebih 20 juta per bulan,, jika sobat serius dan fokus membesarkan usaha tentunya...
Tidak mudah membesarkan sebuah usaha... namun, ketika sudah besar, segalanya terlihat mudah dan apa yang sobat dulu bayangkan tidak mungkin, sekarang terlihat biasa saja.. dan tentu kehidupan sobat jauh lebih mapan dari sebelumnya.. ingat, tetap kerja keras..
Tempat atau Lokasi yang cukup potensial untuk berjualan sate padang diantaranya adalah di depan pertokoan atau mal, didaerah sekitar sekolah, taman bermain, pameran, pinggir jalan raya yang ramai, dan lokasi dengan pangsa pasar khusus seperti daerah perkantoran atau kampus.
Berikut tip dan trik usaha berjualan sate padang :1. Salah satu ciri khas sate padang adalah rasa dan kekentalan bumbunya. Jika kita dapat menghasilkan rasa dan kekentalan bumbu sesuai masakan daerah aslinya, tentu akan menjadi keunggulan tersendiri. Untuk itu, kita harus sebisa mungkin untuk mempertahankan cita rasa khas sate padang ini.
2. Berikan pelayanan yang ramah, jadikan karyawan sobat seperti teman bagi pelanggan sobat.. pastikan rasa kualitas produk agan sesuai dengan standar dan benar-benar enaaakkk...
3. Lokasi harus strategis.. jika tidak, bisa dikatakan usaha agan akan sulit maju, dan butuh dana cadangan yang lebih banyak... karena kerugian waktu yang terjadi untuk mendapatkan calon pelanggan menjadi lebih lama, meraih popularitas dan reputasi memakan waktu lebih lama.. Ingat, Survey tempat dan kelayakan di calon tempa usaha Sobat...
Siap Mulai Usaha..
Cobalah membuat sate sendiri dulu di Rumah sampai ketemu Racikan yang pas.. Baru kemudian action
Resep Sate Padang
Resep Sate Padang PariamanBahan-bahan :
- 250 gram daging sapi
- 250 gram jantung dan lidah sapi
- 3 buah cengkeh
- 1 batang kayu manis
- 3 biji kapulaga
- 2 buah pekak
- 2 batang serai
- 3 lembar daun jeruk
- ½ lembar daun kunyit
- 1 sdt garam
- 100 gram lemak sapi
- 100 ml minyak goreng
- ½ cangkir tepung beras, larutkan dengan air
- 5 sendok makan bawang goreng
Bumbu yang dihaluskan :
- 3 buah cabai merah
- 3 siung bawang putih
- 4 butir bawang merah
- ½ sdm ketumbar
- ½ sdt jinten
- ½ sdt adas manis
- 1 sdt lada
- 2 cm jahe
- 2 cm lengkuas
- 3 butir kemiri sangria
- 50 gram kacang tanah, goreng hingga kecoklatan
Cara membuat :
1. Rebus daging, jantung, dan lidah sapi bersama cengkeh, kayu manis, kapulaga, pekak, serai, daun jeruk, daun kunyit, dan garam hingga empuk.
2. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan ke dalam rebusan daging. Kecilkan api, masak hingga daging empuk, lalu angkat.
3. Potong-potong daging, jantung, lidah sapi yang telah direbus. Tusuk menggunakan tusuk sate.
4. Panaskan lemak sapi, tambahkan minyak goreng. Diamkan hingga lemak mencair, lalu sisihkan.
5. Celupkan sate ke dalam minyak lemak sapi, bakar hingga kuning kecoklatan. Angkat dan sisihkan.
Bumbu sate :
1. Saring kaldu sisa rebusan daging, masak menggunakan api sedang.
2. Masukkan larutan tepung beras, aduk terus-menerus hingga mengental. Angkat dan sisihkan.
Hidangkan sate bersama potongan ketupat. Siram dengan saos kental yang sudah dibuat. Agar lebih nikmat taburi bawang goreng.
Analisis Usaha Sate Padang
gambaran perhitungan usaha sate padang
Analisis Usaha Sate PadangAsumsi
1. Masa pakai gerobak, meja, dan kursi 5 tahun.
2. Masa pakai pembakar sate 3 tahun.
3. Masa pakai peralatan makan (piring plastik, gelas, dan sendok) 5 tahun.
4. Masa pakai tenda terpal 5 tahun.
5. Masa pakai panci atau dandang 3 tahun.
a. Biaya Investasi
Gerobak Rp 3.000.000,-
Meja dan taplak plastik 4 unit Rp 600.000,-
Kursi plastik 15 buah @ Rp 15.000,- Rp 225.000,-
Pembakar sate Rp 150.000,-
Peralatan makan
(piring plastik, gelas kaca, dan sendok) 2 lusin Rp 185.000,-
Tenda terpal Rp 450.000,-
Panci atau dandang ukuran sedang Rp 75.000,-
Total investasi Rp 4.685.000,-
b. Biaya Operasional per Bulan
1. Biaya Tetap
Penyusutan gerobak (1/60 x Rp 3.000.000,-) Rp 50.000,-
Penyusutan meja dan taplak plastik (1/60 x Rp 600.000,-) Rp 10.000,-
Penyusutan kursi (1/60 x Rp 225.000,-) Rp 3.750,-
Penyusutan pembakar sate (1/36 x Rp 150.000,-) Rp 4.200,-
Penyusutan peralatan makan (1/60 x Rp 185.000,-) Rp 3.000,-
Penyusutan tenda (1/60 x Rp 450.000,-) Rp 7.500,-
Penyusutan dandang (1/36 x Rp 75.000,-) Rp 2.000,-
Upah karyawan 2 orang @ Rp 650.000,- Rp 1.300.000,-
Sewa tempat Rp 200.000,-
Total biaya tetap Rp 1.580.450,-
2. Biaya Variabel
Daging sapi (6 kg x Rp 55.000,-/kg x 30 hari) Rp 9.900.000,-
Jantung dan lidah sapi (4 kg x Rp 30.000,-/kg x 30 hari) Rp 3.600.000,-
Aneka bumbu (Rp 30.000,-/hari x 30 hari) Rp 900.000,-
Beras (10 kg x Rp 5.000,-/kg x 30 hari) Rp 1.500.000,-
Minyak goreng (1/2 kg x Rp 9.000,0/kg x 30 hari) Rp 135.000,-
Daun pisang (Rp 8.000,- x 30 hari) Rp 240.000,-
Arang batok kelapa (Rp 16.000,-/hari x 30 hari) Rp 480.000,-
Tusuk sate (Rp 10.000,- x 30 hari) Rp 300.000,-
Listrik Rp 100.000,-
Uang kebersihan Rp 100.000,-
Total biaya variabel Rp 17.255.000,-
Total biaya operasional Rp 18.835.450,-
c. Penerimaan per Bulan
Penjualan sate 800 tusuk
(80 porsi x Rp 10.000,-/porsi x 30 hari) = Rp 24.000.000,-
d. Keuntungan per Bulan
Keuntungan = Total penerimaan - total biaya operasional
= Rp 24.000.000,- -4685 Rp 18.835.450,-
= Rp 2.211.550,-
e. Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C = Total penerimaan : total biaya operasional
= Rp 24.000.000,- : Rp 18.835.450,-
= 1,2
f. Pay Back Period
Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan
= (Rp 4.685.000,- : Rp 2.211.550,-) x 1 bulan
= 2,1 bulan

