Mengurus izin BP-POM RI

Rabu, 12 Februari 2014
Posted by Admeen

Untuk melindungi masyarakat dari produk pangan olahan yang membahayakan kesehatan konsumen, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan keamanan pangan. Salah satunya adalah peraturan mengenai kewajiban pendaftaran produk pangan olahan seperti yang tercantum dalam PP No. 69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Institusi pemerintah yang bertanggungjawab terhadap peredaran produk pangan olahan di seluruh Indonesia adalah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) RI.

Diambil dari http://priwit.wordpress.com


Semua produk makanan dan minuman yang akan dijual di wilayah Indonesia, baik produksi lokal maupun impor, harus didaftarkan dan mendapatkan nomor  pendaftaran dari Badan POM, sebelum boleh diedarkan ke pasar. Peraturan ini berlaku bagi semua produk pangan yang dikemas dan menggunakan label sesuai dengan  peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagi Badan POM, nomor pendaftaran ini berguna untuk mengawasi produk-produk yang beredar di pasar, sehingga apabila terjadi suatu kasus akan mudah ditelusuri siapa produsennya.
Jenis Nomor Pendaftaransnc2
Apabila kita melihat pada produk-produk makanan dan minuman yang beredar di supermarket, toko, warung dan pasar, maka nomor pendaftaran dapat kita temukan di bagian depan label produk pangan tersebut dengan kode SP, MD atau ML yang diikuti dengan sederetan angka. Nomor SP adalah Sertifikat Penyuluhan, merupakan nomor pendaftaran yang diberikan kepada pengusaha kecil dengan modal terbatas dan pengawasan diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kodya, sebatas penyuluhan.
Nomor MD diberikan kepada produsen makanan dan minuman bermodal besar yang diperkirakan mampu untuk mengikuti persyaratan keamanan pangan yang telah ditetapkan  oleh pemerintah. Sedangkan nomor ML, diberikan untuk produk makanan dan minuman olahan yang berasal dari produk impor, baik berupa kemasan langsung maupun dikemas ulang.
Bagi produsen yang mempunyai beberapa lokasi pabrik yang berlainan, namun memproduksi produk yang sama, maka nomor MD yang diberikan adalah berdasarkan  kode lokasi produk. Sehingga dapat terjadi suatu produk pangan yang sama, akan tetapi mempunyai nomor MD yang berbeda karena diproduksi oleh pabrik yang berbeda.
Hal ini dimaksudkan untuk meringankan produsen bila terjadi suatu kasus terhadap suatu produk dari merek tertentu, yang mengharuskan terjadinya menghentian produksi atas produk tersebut. Maka yang terkena penghentian produksi hanyalah di lokasi yang memproduksi produk MD yang terkena masalah.
Nomor pendaftaran tetap berlaku sepanjang tidak ada perubahan yang menyangkut komposisi, perubahan proses meupun perubahan lokasi pabrik pengolah dan lain-lain. Apabila terjadi perubahan dalam hal-hal tersebut di atas, maka produsen harus melaporkan perubahan ini kepada Badan POM, dan bila perubahan ini terlalu besar, maka harus diregistrasi ulang.
Akhir-akhir ini semakin banyak produsen yang menggunakan jasa produksi dari pabrik lain, atas istilah tol manufaktur atau maclon. Dalam kasus ini, nomor MD adalah diberikan kepada pobrik yang memproduksi produk tersebut. Sehingga apabila produsen tersebut akan mengalihkan produksinya ke pabrik lain, maka harus mendaftar ulang kembali ke Badan POM.
snc3 Proses Pendaftaran
Sejauh ini pendaftaran makanan dan minuman untuk seluruh wilayah Indonesia ditangani langsung oleh Direktorat Penilaian Keamanan Pangan, Badan POM. Untuk makanan dalam negeri diperlukan fotokopi izin industri dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Formulir Pendaftaran dapat diperoleh di Bagian Tata Usaha Direktorat Penilaian Keamanan Pangan, Badan POM, Gedung D Lantai III, Jalan Percetakan Negara  No. 23 Jakarta Pusat, Telp. 021-4245267. Setelah formulir ini diisi dengan lengkap, kemudian diserahkan kembali bersama contoh produk dan rancangan label yang sesuai dengan yang akan diedarkan.
Penilaian untuk mendapatkan nomor pendaftaran disebut penilaian keamanan pangan. Pada dasarnya klasifikasi penilaian pangan ada dua macam, yaitu penilaian umum dan penilaian ODS (One Day Service).  Penilaian umum adalah untuk semua produk beresiko tinggi dan produk baru yang belum pernah mendapatkan nomor pendaftaran. Penilaian ODS adalah untuk semua produk beresiko rendah dan produk sejenis yang pernah mendapatkan nomor pendaftaran.
Tatacara dan Persyaratan yang harus dilengkapi untuk keperluan pendaftaran tersebut adalah sebagai berikut :
1.    Produk Dalam Negeri
Syarat minimal pendaftaran Umum dan ODS produk MD :
    Fotokopi ijin industri dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan atau Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM).
    Hasil analisa laboratorium (asli) yang berhubungan dengan produk antara lain zat gizi (klaim gizi), zat yang diklaim sesuai dengan label, uji kimia, cemaran mikrobiologi dan cemaran logam. Keabsahan hasil analisa tersebut berlaku 6 bulan sejak tanggal pengujian.
    Rancangan label sesuai dengan yang akan diedarkan dan contoh produk.
    Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan langkap.
Khusus untuk ODS, dilampirkan surat pesetujuan produk sejenis dan labelnya yang telah mendapatkan nomor pendaftaran. Formulir yang telah diisi, dibuat masing-masing rangkap 4 (empat). 1 (satu) rangkap untuk arsip produsen dan 3 (tiga) rangkap untuk diserahkan kepada petugas dengan ketentuan sebagai berikut :
a.    Umum
    Berkas makanan, minuman dan bahan tambahan pangan dalam map snellhecter berwarna merah;
    Berkas makanan diet khusus dalam map snellhecter berwarna hijau;
    Berkas makanan fungsional, makanan rekayasa genetika dalam map snellhecter berwarna biru.
b.    ODS
    Berkas makanan dalam map snellhecter transparan berwarna biru;
    Berkas minuman dan bahan tambahan pangan dalam map snellhecter transparan warna merah.
2.    Produk Luar Negeri (Impor)
Syarat minimal pendaftaran umum dan ODS produk ML :
    Surat penunjukkan dari pabrik asal (surat asli ditunjukkan sedangkan yang fotokopi dilampirkan).
    Health certificate atau free sale dari instansi yang berwenang di negara asal (surat asli ditunjukkan sedangkan yang fotokopi dilampirkan).
    Hasil analisa laboratorium (asli) yang berhubungan dengan produk antara lain zat gizi (klaim gizi), zat yang diklaim sesuai dengan label, uji kimia, cemaran mikrobiologi dan cemaran logam. Keabsahan hasil analisa tersebut berlaku 6 bulan sejak tanggal pengujian.
    Rancangan label sesuai dengan yang akan diedarkan dan contoh produk.
    Formulir pendaftaran yang tekah diisi dengan langkap.
Khusus untuk ODS, dilampirkan surat pesetujuan produk sejenis dan labelnya yang telah mendapatkan nomor pendaftaran.
Formulir yang telah diisi, dibuat masing-masing rangkap 4 (empat). 1 (satu) rangkap untuk arsip produsen dan 3 (tiga) rangkap untuk diserahkan kepada petugas dengan ketentuan sebagai berikut :
b.    Umum
    Berkas semuja produk dalam map snellhecter berwarna kuning;
c.    ODS
    Berkas semua produk map snellhecter transparan berwarna kuning
Jika produsen sudah memenuhi syarat kelengkapan formulir pendaftaran, maka  produsen harus melakukan pembayaran ke bank BNI 46 nomor rekening 037.000.240799001 dengan biaya yang ditetapkan sesuai dengan PP No. 17 tahun 2001 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan POM.
Terhadap semua formulir pendaftaran, baik ODS maupun Umum, dilakukan evaluasi yang keputusannya dapat berupa : ditolak, disetujui dengan syarat  (penambahan data yang harus dilengkapi) atau disetujui. Keputusan untuk Umum diperoleh paling lambat 3 bulan, sedangkan keputusan untuk ODS diperoleh paling lambat 1 hari.
Pendaftaran Produk Makanan Dalam Negeri
Untuk mendaftarkan makananproduksi Dalam Negeri, pemohon wajib menyerahkan atau mengirimkan kelengkapan permohonan  pendaftaran kepada Direktur jenderal Pengawasan Obat dan Makanan sebanyak 3 rangkap. Kelengkapan permohonan pendaftaran adalah meliputi  :
1.    Permohonan pendaftaran
yang terdiri dari Formulir A, B, C, D yang diisi dengan  benar dan lengkap sesuai dengan pedoman  dan dilengkapi dengan lampirannya pada masing-masing formulir.
2.    Formulir A (dilip di Formulir A)
-      Sertifikat merek dari Departemen Kehakiman RI bila ada
-      Rancangan /desain label dengan warna sesuai  dengan rencana yang akan digunakan pada produk yang bersangkutan
-      Fotokopi surat izin dari Departemen Perindustrian RI/BKPM
-      Surat pemeriksaan BPOM setempat (bila sudah pernah diperiksa)
-      Untuk produk  suplemen makanan melampirkan  fotokopi ijin produksi farmasi dan sertifikat CPOB.
-      Untuk produk air minum dalam kemasan dan garam dilengkapi sertifikat SNI dari Deperindag.
-      Untuk produk yang dikemas kembali harus melampirkan surat keterangan dari pabrik asal.
-      Untuk produk lisensi melampirkan surat keterangan lisensi dari pabrik asal dengan menunjukkan aslinya
3.    Formulir B (diklip di form B)
-      Spesifikasi bahan baku dan BTM
-      Asal pembelian bahan baku dan BTM
-      Standar yang digunakan pabrik
-      Sertifikat wadah dan tutup
-      Uji kemasan dan pemerian bahan baku untuk suplemen makanan
4. Fomulir C (diklip di form C)
-      Proses proses produksi dari bahan baku sampai produk jadi
-      Higiene dan sanitasi pabrik dan karyawan
-      Denah dan peta lokasi pabrik
5. Formulir D (diklip di form D)
-      Struktur organisasi
-      Sistem pengawasan mutu, sarana dan peralatan pengawasan mutu
-      Hasil analisa produk akhir lengkap dan asli meliputi pemeriksaan fisika, kimia, BTM (sesuai dengan  masing-masing jenis makanan), cemaran mikroba dan  cemaran logam
-      Apabila diperiksa oleh laboratorium sendiri, harus dilengkapi dengan metoda dan prosedur analisa yang digunakan dengan melampirkan daftar peralatan  laboratorium yang dimiliki
Apabila dilakukan pemeriksaan dilaboratorium pemerintah atau laboratorium yang sudah diakreditasi, agar menyebutkan metoda yang digunakan.
-      “in process control” pengawasan mutu selama proses produksi
Pendaftaran Produk Makanan Impor
Untuk mendaftarkan makanan, pemohon wajib menyerahkan atau mengirimkan kelengkapan permohonan pendaftaran kepada Direktur Jenderal Pengawasan Obatn dan Makanan sebanyak 3 rangkap. Kelengkapan  permohonan pendaftaran adalah meliputi :
1.       Permohonan pendaftaran
terdiri dari Formulir A, B, C, D, E yang diisi dengan benar dan lengkap oleh pabrik asal asli atau yang dilegalisir sesuai dengan pedoman dan dilengkapi dengan lampirannya pada masing-masing formulir.
2.       Formulir A (diklip di Formulir A)
a.       Sertifikat merk dari badan yang berwenang bila ada.
b.       Sertifikat kesehatan/Free Sale dari pemerintah negara asal asli atau copy yang  dilegalisir
c.       Sertifikat bebas radiasi sesuai dengan SK Menkes. No. 00474/B/II/87 tentang  menyertakan Sertifikat Kesehatan dan bEbas Radiasi untuk makanan impor yang telah ditetapkan (susu dan haisl olahannya, buah & sayur segar atau terolah, ikan & hasil laut segar atau terolah, daging dan produk daging, air mineral, sereal termasuk tepung, jagung dan barley).
d.       Surat penunjukkan dari pabrik asal asli atau copy yang dilegalisir.
e.       Rancangan/desain label dengan warna sesuai dengan rencana yang akan digunakan pada produk yang bersangkutan.
3.       Formulir B (diklip di form B)
a.       Komposisi dari pabrik asal asli atau copy yang dilegalisir
b.       Spesifikasi asal bahan baku dan BTM dari pabrik asal.
c.       Sertifikat wadah dan tutup dari pabrik asal.
d.       Standar yang digunakan pabrik asal.
e.       Untuk produk suplemen makanan melampirkan uji kemasan dan pemerian bahan  baku.
4.   Formulir C (diklip di form C)
a.       Proses produksi dari bahan baku sampai produk jadi
5. Formulir D (diklip di form D)
a.       Sistem pengawasan mutu dari pabrik asal asli atau foto kopi yang dilegalisir
b.       Hasil analisa produk akhir lengkap dan asli meliputi pemeriksaan fisika, kimia, BTM atau Bahan Tambahan Makanan (sesuai dngan masing-masing jenis makanan), cemaran mikroba dan  cemaran logam
c. Apabila diperiksa oleh laboratorium sendiri, harus dilengkapi dengan metoda dan prosedur analisa yag digunakan dengan melampirkan datar peralatan laboratorium dimiliki
d. Apabila dilakukan pemeriksaan di laboratorium pemerintah atau laboratorium yang sudah diakreditasi, agar menyebutkan metoda yang digunakan.
e. “in process control” pengawasan mutu selama proses produksi
6. Contoh makanan yang bersangkutan 3 kemasan
7. Selain yang dimaksud di atas bila dianggap perlu, pemohon dapat menyertakan dokumen lain yang dapat menunjang penilaian permohonan dalam rangkap 3.
ONE DAY SERVICE (ODS)
Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses permohonan pendaftaran dan proses penilaian, Subdit Evaluasi dan Pendaftaran Makanan & Minuman telah menerapkan sistim pelayanan dan penilaian cepat dan penerbitan persetujuan pendaftaran dalam 24 jam yang disebut ODS (One Day Service) bagi produk-produk makanan yang beresiko rendah, baik produk lokal maupun impor yang didaftarkan langsung ke Ditjen POM.
Daftar produk yang beresiko rendah dapat dilihat pada Tabel 2. Persyaratan produk yang berisiko rendah adalah makanan yang tidak langsung dimakan/dikonsumsi atau masih mengalami proses lebih lanjut, berkadar gula tinggi, aktivitas air (Aw) rendah dibawah 0,85, berkemasan tinggi (pH di bawah 4,5).

Parameter Penilaian Produk ODS
1. Formulir A diisi oleh prmohon dengan benar dan lengkap sesuai dengan pedoman.
2. Lampiran untuk produk dalam negeri :
- Ijin industri atau tanda pendaftaran industri dari Depperindag (untuk pabrik baru dan jenis baru)
- Sertifikat merek dagang/paten untuk produk yang menggunakan tanda “ R” (nomor paten) pada nama dagang.
- Sertifikat SNI untuk garam beryodium atau produk yang diklaim sesuai dengan SNI
- Desain label (Sesuai dengan peraturan label)
- Contoh produk 3 buah
- Untuk Pabrik pengemas kembali, dilampiri dengan surat keterangan dari pabrik asal
- Untuk pabrik berlisensi, dilampiri keterangan pabrik pemberi lisensi dari negara asal.
3. Lampiran untuk produk impor :
- Surat penunjukkan importir dari pabrik negara asal atau salinan yang dilegalisir oleh importir dengan menunjukkan aslinya.
- Sertifikat Kesehatan /Free Sale asli atau salinan yang dilegalisir oleh importir dengan menunjukkan aslinya.
- Contoh label asli dengan desain label sesuai dengan yang akan diedarkan di Indonesia
- Contoh produk 3 buah
4. Label
- Desain label sesuai dengan produk yang akan diedarkan rangkap 3.
- Pada bagian utama label minimal harus memuat: nama produk, berat bersih/isi bersih/netto, nama dan alamat produsen/importir (minimal nama kota, kode pos dan Indonesia atau alamat lengkap) dan nomor pendaftaran.
- Keterangan lain pada label minimal memuat : komposisi bahan, golongan BTM, nama pemanis, pengawet, pewarna lengkap dengan indeks warna (apabils digunakan), masa kedaluarsa, kode produksi, tanggal produksi keterangan lain yang diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan.
5. Kelengkapan pengisian Formulir B yang memuat : daftar dan jumlag bahan baku dan BTP yang digunakan, nama BTP dan kegunaannya, khusus untuk pewarna dengan Colour Index (CI), asal bahan baku dan BTP yang digunakan.
6. Kelengkapan pengisian Formulir C yang memuat cara pembuatan dan skema proses produksi
7. Kelengkapan pengisian Formulir D yang dilampiri dengan hasil analisa produksi akhir asli.
8. Waktu pendaftaran : jam 09.00 – 13.00

Siapa yang tidak mengenal Bob Sadino (biasa di panggil om Bob) ikon bisnis dan motivasi yang sudah banyak menghiasi dinamika bisnis di Indonesia.
Bob Sadino dikenal blak-blakan dalam menyampaikan seminar bisnis, dengan gayanya yang cuek dan selalu tampil dengan ciri khasnya yaitu celana pendek. Beberapa kali mengikuti seminar dan diskusinya, Anda pasti akan merekam statement-statement keras yang barangkali tidak lazim bagi Anda. Statement yang menyebabkan kontroversi, dan bahkan menyebabkan beberapa mahasiswa akhirnya keluar dan berhenti dari bangku kuliah.

Sebagai orang yang cerdas, apa yang disampaikannya terkadang tidak masuk di akal dan tidak logis. Itulah sebabnya Anda, apalagi yang masih belum banyak mengenal seminarnya beliau, harus menelaah dan mencermati apa maksud ungkapan beliau dan apa yang terkandung dari statement yang beliau sampaikan.
Selama mengikuti beberapa kali seminar yang beliau sampaikan, berikut ada beberapa catatan saya pribadi, yang menurut saya "sinting" jika kita menelan mentah-mentah apa yang disampaikan. Ini merupakan pendapat saya pribadi, Anda boleh sependapat, boleh juga tidak, itu hak Anda.
Coba simak statement yang sering beliau ungkapkan berikut ini.

1. "Jika ingin bahagia (Sukses) jangan jadi karyawan".



Di salah satu seminar beliau pernah menyatakan statement yang membuat gemuruh peserta adalah, bahwa 'jika ingin bahagia (sukses), jangan jadi karyawan'. Padahal peserta dari seminar itu adalah sebagian besar adalah karyawan, bayangkan!

Statement beliau ini menurut saya, tidak salah. Namun juga tidak sepenuhnya benar. Kebahagian dan kesuksesan itu tidak semata-mata diukur dari banyaknya materi, dan apa profesi seseorang. Lalu apakah hidup sebagai karyawan itu tidak bahagia? Tidak juga. Banyak karyawan yang bahagia dengan segala kondisinya. Tentu parameter kebahagian berbeda, beda setiap orang.

Apakah statement ini salah? Tidak juga. Memang peluang mencapai kebahagian dengan keberlimpahan materi akan lebih terasa jika kita menggapainya melalui bisnis, melalui dagang dan sukses. Tetapi tidak sedikit juga pengusaha yang terlilit hutang dan akhirnya sengsara. Sekali lagi pilihan sukses dan bahagia itu bergantung yang menjalani. Tentu dengan konsekuensi masing-masing memang dengan berbisnis, peluang seseorang untuk mencapai puncak kebahagian jauh lebih terbuka.

2. "Kuliah itu bikin goblok, siapa yang hadir di seminar ini, besok jangan masuk kuliah"



Di seminar yang lain, beliau secara terang-terangan menyampaikan kalau kuliah itu kegiatan "goblok", dan menyuruh besok jangan masuk kuliah. Sangat frontal memang, menyampaikan statement seperti itu didepan ratusan mahasiswa dan akademisi.

Tentu saja banyak audience yang kemudian heboh dengan sendirinya, maklum sebagian peserta seminar itu adalah mahasiswa muda yang polos, lugu, dan baru semangatnya mencari jatidiri di kampus tercinta. Mendengar statement itu tentu batinnya berontak.

Namun kalau kita mau berpikir mendalam, apa yang disampaikan om Bob ini sebenarnya sangat masuk akal. Namun bagi sebagian orang ini justru menyesatkan, apalagi bagi MABA (mahasiswa Baru).

Maksud saya, jika Anda ingin mencapai karir bisnis Anda dengan otodidak dan belajar berjualan sablon printing, misalnya (seperti yang banyak dilakukan MABA saat membuat bisnis plan) terus apa gunanya kuliah, kalau yang dipelajari adalah science. Maka apa istilah yang tepat kalau bukan "goblok (versi Bob Sadino). Contoh lagi: bisnis di bidang hiburan padahal kuliahnya Psikologi, bisnis di bidang desain padahal kuliahnya di MIPA, bisnis makanan padahal kuliahnya di Teknik.
Bagaimana enggak goblok? apa yang susah-susah di pelajari, tidak dipakai dalam bisnis. Lalu bagaimana seharusnya? Anda seharusnya bisa menjawabnya.

3. "IPK di atas 3 koma alamat calon karyawan"



Ini ada salah satu fakta yang menarik. Kata Om Bob kalau kuliah kok IPK-nya diatas 3, itu tandanya calon karyawan. Hmm, sangat masuk akal, karena kecenderungan orang yang memiliki IPK bagus apalagi di fakultas favorit, tentu memiliki idealisme tinggi untuk mengaplikasikan ilmunya. Tidak lain adalah melamar kerja, di perusahaan dan menjadi karyawan.

Itulah mengapa justru Bob Sadino mengajarkan, kalau mau sukses bisnis IPK harus jeblok. Tidak salah sih. karena dengan demikian tidak memiliki pilihan lain selain berwirausaha, karena kalaupun mau melamar kerja juga tidak ada yang menerima karena IPK-nya dibawah standar, justru dengan demikian akan "terpaksa" memilih jalan entrepreneur. Lalu apa jadinya kalau IPK diatas 3, kemudian memilih berbisnis? Ada, tapi sangat sedikit.

Sekali lagi Life is a Choice, secara logika harusnya yang IPKnya diatas 3 ini jika diaplikasikan dalam bisnis harusnya lebih bagus lagi hasilnya, bukankah begitu?

4. "Kuliah itu hanya memasukkan "sampah" ke kepala Anda"



Salah satu saran "sinting" lainnya adalah "Kuliah itu memasukkan sampah ke kepala Anda". Bagi setiap orang yang masih kuliah mendengar statement ini pasti protes, tidak terkecuali peserta seminar yang notabene masih kuliah.

Mereka merasa apa yang dilakukan setiap hari berarti memasukkan sampah ke kepala mereka? Apakah ini salah? Tidak juga, karena memang apa yang dipelajari itu tidak dipakai di kemudian hari, jika kita bercita-cita menjadi bisnisman sukses seperti om Bob.

Apa sebabnya? Bob Sadino meniti karir bisnisnya dari nol dan mempelajarinya dari lapangan, dari pengalaman dan dari percobaannya sendiri. Makanya saat mempelajari sesuatu di bangku kuliah sementara apa yang dipelajari itu tidak dipakai maka apa yang dipelajari itu menjadi sampah bagi otak kita.

Satu statement yang menguatkan ini adalah bahwa dia berpesan, "Jadilah manusia pembelajar". Jangan hanya dari bangku kuliah, tapi pelajarilah dari kuliah kehidupan yang Anda jalani.

5. "Kalau ingin kaya, bisnis sayuran"



Haha.. secara, awalnya beliau adalah pengusaha sayuran pantas saja usaha yang direkomendasikan adalah bisnis sayuran. Mengapa ini saya sebut "sinting"?
Tidak lain karena ini adalah tipikal orang yang konsisten dengan apa yang diucapkan. Dia mengajarkan apa yang dia lakukan, menunjukkan apa yang sudah dilalui - jadi tidak asal bunyi saja. Cerdas bukan?

6. "Pebisnis itu harus nyentrik"



Apakah pebisnis harus nyentrik? Hmm bisa iya, bisa juga tidak, kalau tipikalnya om Bob Sadino, senyentrik itu pun tentu orang akan menaruh rasa hormat ke beliau, maklum, selain pengusaha, dia juga menjadi mentor banyak orang, dan menghasilkan pengusaha yang berbobot juga dibawah angkatannya om Bob.
Wajar bila senyentrik apapun penampilannya oran akan segan dengan beliau. Nah kalo kita-kita, itu kembali ke kita saja, ingin nyentrik silahkan, tidak juga tidak menjadi masalah.

7. "Bisnis itu hanya modal dengkul. bahkan jika Anda tidak punya dengkul, pinjam dengkul orang lain



Banyak peserta di sesi tanya jawab mengeluhkan tentang keterbatasan modal yang dimiliki, lalu apa kata om Bob tentang ini?

Dia berujar, "Mau gak kira-kira kalau dengkulnya dibeli 500 juta? Tidak mau kan, berarti Anda punya modal 1 milyar dengan 2 dengkul Anda!" Paham?
Begitulah karakter om Bob yang nyentrik, "sinting" bagi sebagian orang yang hanya menangkap apa yang diucapkan tapi bukan apa yang ingin disampaikan, beruntunglah orang yang di"sinting"kan beliau ke jalan kebaikan kemudian menjadi entrepreneur dan sukses.

Jika gagal, maka wajib menghabiskan kegagalan itu hingga hanya berhasil yang bersisa. Ada satu ucapan yang menarik yang patut Anda catat. Inilah mengapa saya menulis tulisan ini dan membaginya untuk Anda. Ketika itu saya mengikuti seminarnya, kemudian dalam sesi tanya jawab saya iseng-iseng bertanya sekaligus juga ingin menjebak om Bob.

Pertanyaan saya seperti ini
"Bisnis apakah yang prospektif om Bob?"
Sebelum menjawab dia menanyakan kepada saya,
"Kamu sendiri sudah punya bisnis?"
saya sahut "Belum, makanya saya ingin tanya kepada om Bob?"
Sambil tertawa beliau menjawab
"Bisnis yang prospektif adalah bisnis yang "dijalankan" bukan ditanyakan terus!"

Sangat singkat namun mengena, saya terhenyak dengan jawabannya. Selama ini saya hanya mencari referensi, bertanya sana sini tanpa segera berdiri dan memulai membuka bisnis. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda memulai bisnis Anda?

Sumber
The image “http://picmarkr.com/files/o6lek3q06s6sbkcmoeenq9uh42/image_1.jpg” cannot be displayed because it contains errors.


Warung bakmi dan nasi goreng

Kunci sukses:
Peka terhadap taste konsumen dan selalu gunakan bahan baku segar

Daya tarik:
Hanya butuh Rp 500 rb untuk menyiapkan bahan baku seperti mie, beras, daging dan bumbu-bumbu.

Bagaimana memulai usaha ini?
1. siapkan tempat yang menjual, bisa di teras rumah, atau menyewa lokasi strategis. biaya sewa tidak usah yang mahal sekitar 150rb atau 200rb

2. jika ingin berjualan keliling, maka bisa menggunakan gerobak dengan biaya pembuatan sekitar 1jt

3. siapkan berbagai peralatan seperti piring, wajan, gelas, talenan, plastik pembungkus, water jug, serbet, kursi, dll

4. cari bahan baku murah tapi berkualitas

5. dianjurkan pada awal penjualan, anda turun sendiri ke lapangan untuk melikat selera pasar dan mengetes rasa yang sudah anda buat apakah diminati orang. jika seseorang sudah cocok dengan rasanya, maka mereka akan merekomendasikan ke temannya untuk mencicipi masakan anda

6. anda juga bisa menambah variasi penjualan, seperti teh botol atau minuman ringan lainnya.

7. untuk meningkatkan pelayanan, bisa juga menggunakan jasa layanan antar, sehingga konsumen merasa dimudahkan.

8. jika penjualan sudah terlihat cukup ramai, maka anda bisa menggunakan nama anda menjadi merek masakan yang anda buat. sehingga, usaha anda akan semakin dikenal orang.


Apa saja peralatan yang dibutuhkan?
perabotan atau peralatan yang digunakan tergantung dari besarnya usaha. untuk modal 3jt, barang yang dibutuhkan sebagai berikut:
- 1 water jug
- 2 baki
- 1 serbet
- 1talenan
- 1 botol tempat saus
- 2 pisau
- 1 sealware bulat
- 1 sedotan fleksi
- 2 meja lipat kayu
- 1 kompor
- 1 wajan alumunium
- 1 tempat bumbu
- 1 dispenser
- 1 tempat sampah
- 6 gelas
- 13 kursi baso
- 1 alnis sealware
- 1 chineese turner
- 1 rice bucket
- 1 kig mug set
- 1 gerobak bambu

Bagaimana mendapatkan dan mempertahankan konsumen?
1. buatlah menu andalan, tidak harus yang mewah, yang penting dimasak dengan sesuatu yang berbeda dan unik

2. bisa juga dengan membuat nama menu masakan yang unik sehingga bisa terus diingat, misalnya "ayam gosong"

3. anda juga memberikan fasilitas gratis seperti minuman atau pudding sehingga membuat pembeli senang. tentu saja modal pembelian bahan baku gratisan ini sudah dimasukkan ke harga jual makanannya

4. atur jam buka warung sehingga pembeli bisa menyesuaikan waktunya


Simulasi bisnis warung bakmi dan nasi goreng

Modal awal
- investasi barang tetap seperti gelas, kursi baso, dll >-- Rp 3.200.000
- investasi barang tidak tetap (bahan baku) >-- Rp 500.000
Total modal awal: Rp 3.700.000

Pengeluaran sebulan
- Belanja bahan baku Rp 100.000 x 30 hari >-- Rp 3.000.000
- transportasi Rp 10.000 x 30 hari >-- Rp 300.000
- Gaji karyawan @Rp 750.000 x 2 orang >-- Rp 1.500.000
total pengeluaran sebulan: Rp 4.800.000

Pemasukan sehari
Asumsi pendapatan harian @Rp 7000 x 50 porsi >-- Rp 350.000

Pendapatan per bulan
Rp 350.000 x 30 hari >--- Rp 10.500.000

Keuntungan per bulan
Rp 10.500.000 - Rp 4.800.000 = Rp 5.700.000
Balik modal: kurang dari 1 bln

*hitungan di atas belum termasuk investasi tanah dan bangunan

Source: http://archive.kaskus.co.id/thread/2598147/600#614
KISAH SUKSES SEORANG ANAK MUDA USIA 18 TAHUN.
Mulai dari pembalut wanita hingga
CEO Motion Sport Store dengan omzet 100juta perbulan.




(diambil dari ENERGIA PERTAMINA MAJALAH INTERNAL PERTAMINA BULAN JUNI 2013)





sebelum dibaca tidak ada salahnya di dan di beri jika menginspirasi kalian pembacanya

tinggalkan pesan dan kesan nya ya agan2 sekalian yang sudah membaca


Rafael Rizki Adventus, biasa disapa dengan nama Rizki. Ia lahir di Jakarta 4 september 1994. Jika dihitung pada tahun ini genap berumur 18 tahun. Rizki merupakan anak kedua dari 3 bersaudara di keluarganya. Latar belakang keluarga nya bukanlah keluarga yang mempunyai kekayaan yang banyak dalam financial dan ekonomi. Bangka belitung adalah daerah asal dari anak muda ini beserta keluarganya. Ayah dan ibu nya dibesarkan di Bangka Belitung dan kemudian pindah ke Jakarta untuk bekerja. Hobby nya adalah bermain basket dan bermain futsal. Rizki bukan seseorang yang mempunyai kecerdasan akademis/pelajaran di sekolahnya.


Kisah Rizki dimulai ketika anak ini masih duduk di SMP kelas 2 tepatnya di SMPK SANG TIMUR TOMANG. Ketika itu karena ia berada di lingkungan yang modern. Kemudian hal ini menuntut dirinya untuk mengikuti perkembangan lingkungannya. Mulai dari modern secara teknologi, secara ekonomi dan pastinya secara pengetahuan. Tetapi hal yang paling mengganjal untuk Rizki adalah mengenai ekonomi(uang) yang pada saat itu teman-teman sepergaulannya adalah teman-teman yang dicukupi kebutuhan sehari-harinya oleh orang tua mereka.


Dari kejadian ini lah yang membuat Rizki berpikir bagaimana caranya untuk mengikuti perkembangan dan tuntutan secara tidak langsung oleh lingkungan tempat bergaulnya. Rizki memulai mencoba untuk memulai suatu usaha dari menjual accessoris handphone sampai menjual product-product kesehatan dari bisnis network marketing (MLM).


Awal dari kesuksesan kecil yang ia dapatkan adalah Rizki berhasil menjadi TOP SELLER dalam penjualan GELANG KESEHATAN sebanyak 49 gelang dalam jangka waktu kurang dari 1 bulan, omset senilai 7.350.000 dihasilkan oleh seorang yang masih duduk di kelas 2 SMP. Dari omset yang dihasilkan Rizki berhasil mendapatkan profit sebesar 2.270.000. hal inilah yang membuat dirinya semakin tertarik untuk menjadi seorang pengusaha muda. Rizki memilih untuk menekuni bisnis product kesehatan nya sampai suatu ketika ia kembali menorehkan rekor penjualan tercepat PEMBALUT WANITA. Rizki berhasil menjual 3 box PEMBALUT WANITA dalam waktu 45 menit setelah pembelian. Dahsyatnya lagi product ini baru dikeluarkan sore hari nya dan malam harinya dalam waktu 45 menit sudah berhasil menjual 3box besar. Dengan prestasi ini rizki cukup dikenal dalam usaha nya di network marketing (MLM) yang ia jalankan. Banyak cemooh dari lingkungan sekitar nya karena melihat apa yang dia lakukan tidak sewajarnya dan melihat product yang Rizki jual. Hal ini tidak membuat Rizki putus asa dan berhenti melainkan terus ingin membuktikan kalau dia bisa mempunyai penghasilan sendiri dari usaha kerja keras sendiri.

Di dunia MLM atau MULTI LEVEL MARKETING, Rizki mendapatkan banyak teknik dan edukasi serta pemahaman bagaimana seharusnya seseorang menjadi seorang BISNIS OWNER terhadap usaha nya sendiri. Terutama mindset/cara pikir untuk mengubah alur tidak menjadi pegawai/karyawan melainkan mempunyai usaha sendiri (sebagai owner).

Terus menerus ditanamkan mindset untuk menjadi bisnis owner, Rizki mencari jalan bagaimana cara nya untuk memulai sebuah usaha milik sendiri atau sebagai owner langsung atas usaha itu. Karena hobby nya adalah olahraga rizki melihat sebuah peluang melalui pembuatan kostum basket/futsal untuk bertanding yang biasa ia pakai dan ia beli dari temannya. Dari situlah ia merasa ini adalah sebuah peluang besar untuk dijadikan sumber penghasilan sebuah bisnis.

Rizki memulai usaha nya dengan menentukan sebuah nama untuk brand. Rizki memilih nama MOTION sebagai brand nya dengan alasan MOTION berarti adalah sebuah gerakan/perpindahan. Ini dianggap cocok dengan bidang olahraga yang sebagai tujuan market/pasarnya. Ia pun datang ke salah satu rumah produksi untuk mengajukan kerja sama dalam proses produksi baju-baju olahraga dan lainnya. Pada awalnya ia memulai MOTION hanyalah seorang diri dengan effort kerja semaksimal mungkin yang bisa ia lakukan dan berikan. Ia memulai melakukan promosi melalui media internet yang ringan biaya seperti kaskus,facebook,twitter dan blackberry messenger. Hanya lewat media online lah ia memulai bisnis ini.


Seiring berjalannya waktu karena belum punya pengalaman yang cukup banyak didunia industri konveksi/garment, ia menemukan banyak kendala dalam perjalanan dan perkembangan bisnisnya. Ini sempat membuat ia menjadi putus asa dan sempat terpikirkan untuk menghentikan MOTION. Tapi ia tidak bisa menghentikan perkembangan dari bisnisnya, orderan atau pesanan terus datang untuk meminta nya memproduksi baju terus menerus. Dengan impian yang kuat akhirnya ia memilih untuk meneruskan usaha nya ini. Kesaksian akan kepuasan dari kinerja MOTION terus berdatangan dari pelanggan dan pembeli.
Sampai tahun kedua MOTION berdiri, ia melakukan semua pekerjannya seorang diri. Hingga ahirnya ia memutuskan untuk membentuk sebuah organisasi kecil MOTION. Hal ini ditanggapi baik oleh 6 orang temannya yang mau bergabung bersama untuk menjadi bagian dari MOTION)"]. Dari sinilah semua kesuksesan berawal!

Seiring berjalannya waktu ternyata organisasi ini mempunyai dampak besar dalam perkembangan MOTION. Dengan rizki sebagai nahkoda dari organisasi tersebut, perlahan tapi pasti omzet penjualan MOTION meningkat cukup drastis. [LIST]
Sampai bulan SEPTEMBER 2012 omzet MOTION dalam 1 bulan menyentuh angka 100.000.000 (seratus juta rupiah).
Nama MOTION dalam dunia kompetisi olahraga antar sekolah, universitas pun mulai dikenal dari jenjan SD-SMP-SMA/SMK-Universitas. MOTION ambil bagian dalam banyak kegiatan kompetisi olahraga di DKI JAKARTA secara khususnya. Nama MOTION sendiri sudah ada dari pulau SUMATRA(aceh) sampai pulau PAPUA (wamena).

Dahsyat! Omzet 100juta dalam jangka waktu 1 bulan berhasil ia dapatkan di tahun kedua MOTION berdiri. Dengan umurnya yang masih 18 tahun ia berhasil menciptakan omzet 100juta! Sampai sekarang nama MOTION terus dikenal dan menyebar luas di seluruh daerah di INDONESIA. Di tahun kedua pula MOTION memiliki website pribadi www.motionsportstore.com dengan pendapatan bersih minimal 10juta perbulannya.



Rencana selanjutnya yang akan dibuat oleh Rizki adalah menjadi pemuda pertama yang berhasil/mengadakan KOMPETISI OLAHRAGA se-DKI JAKARTA. Hal ini bukan mustahil mengingat pengalaman yang sudah ia dapatkan dalam waktu 2 tahun ia memulai dan menjalankan bisnisnya. Rizki mempunyai sebuah motto yaitu

WE COME TO BE A WINNER !


dan satu prinsip yang ia terus pegang erat adalah

KOMITMEN, FOKUS dan KONSISTENSI !
(KOMITMEN dengan impian anda, FOKUS dengan masa depan, dan KONSISTEN dengan sikap anda!)

Halo Para Sobat Pengusaha,

Kali ini saya akan mencoba membahas tentang Cafe, Coffee Shop, dan Coffee Retail dari segi Bisnis. Sebelum itu, ada beberapa point penting yang ingin saya utarakan :

1. Saya akan membahas tentang hal ini dari sudut pandang Bisnis, bukan secara Idealis, bukan pula tentang teknis membuat Coffee Shop yang "perfect".

2. Yang saya lakukan di sini hanyalah berupa sharing dari Pengalaman saya sendiri dan Relasi-relasi saya yang membuka maupun pernah membuka Coffee Shop dsb. Jadi Artikel ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan.

3. Artikel ini sama sekali tidak bermaksud mengajari, melainkan lebih ke arah sharing pengalaman.

4. Saya bukanlah seorang Konsultan, jadi tentu saja Artikel ini Gratis dan bersifat terbuka.

5. Saya adalah murni pebisnis, bukan barista, sehingga jangan minta resep pada saya, karena saya tidak menjual resep apapun walaupun saya memang menguasainya.

Baiklah, tanpa berpanjang-panjang lagi, saya akan memulai artikel ini.




Kira-kira dalam waktu 2-3 tahun ini, saya sering sekali mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar cara membuka Kedai Kopi, Coffee Shop, dsb. Saya sebenarnya tidak enak untuk mengebaikannya, namun saya juga sama sekali tidak mungkin menjawabnya satu per satu, kecuali bila saya menjawabnya secara asal-asalan. Berlatar belakangkan hal tersebut, maka saya pun membuat artikel ini.

Saya akan memulai pemilahan jenis-jenis Coffee Shop itu sendiri :
1. Kedai Kopi / Warung Kopi
2. Coffee Booth
3. Cafe / Resto
4. Coffee Shop Spesialis
5. Coffee Retail / Coffee Kiosk

Sebelum membahas satu per satu secara detail, maka ada beberapa pertanyaan penting yang perlu diperhatikan bila Anda ingin membuka Coffee Shop :

1. Berapa Budget yang Anda persiapkan untuk Bisnis ini ? Besarnya modal yang Anda miliki akan menentukan sebaiknya Anda buka tipe yang mana.

2. Apakah tujuan Anda dalam membuka Coffee Shop ini ? Apakah Anda ingin serius berbisnis ? Ataukah hanya sekedar ingin membuka "tempat ngopi" ?

3. Mengapa Anda ingin berbisnis Coffee Shop ? Apakah karena tergiur dengan Coffee Shop lain yang Trafficnya tinggi ? Sekedar ikut-ikutan trend ? Atau ada alasan lain ?

4. Apakah Anda sudah ada gambaran, di lokasi mana Anda ingin membuka Coffee Shop ? Dan mengapa di sana ?

5. Bagaimanakah segmen pasar di kota Anda ? Segmen mana yang Anda tuju ? Menengah atas atau menengah bawah ?

6. Apakah Anda sudah memikirkan Konsep untuk Coffee Shop Anda ? Apakah berbeda / unik jika dibandingkan yang lain ?

7. Siapkah Anda dengan resiko gagal ?



Dari berbagai pertanyaan penting di atas, maka muncullah beberapa poin penting yang SANGAT perlu Anda perhatikan sebelum membuka Coffee Shop :

1. Budget Anda sangat berpengaruh terhadap jenis Coffee Shop yang sebaiknya Anda bangun. Bila Budget minim, jangan memaksakan diri untuk membuat Coffee Shop mewah ala Starb*cks.

2. Mengapa Anda ingin membuka Coffee Shop ? Hal yang paling penting dari motivasi Anda membuka Coffee Shop / Kedai Kopi adalah Anda mesti menyukai Bisnis Kedai Kopi, BUKAN Anda sekedar suka kopi atau sekedar cari duit. Bisnis Kedai Kopi merupakan Bisnis yang sifatnya Long Term (bukan musiman), jadi Anda tidak boleh kekurangan motivasi dalam Bisnis yang satu ini.

3. Banyak sekali Pebisnis latah di negeri ini. Istilahnya, liat Bisnis orang rame, langsung tertarik dan membuat Bisnis yang sama (ya dibeda-bedakan dikit masih bisa dibilang sama). Ketika ditanya, apa keunggulan Kedai Kopi Anda ? Jawaban tidak jauh2 dari :
- Rasa Kopi kita lebih enak
- Harga kita lebih murah
- Kita pake espresso machine (lebih perfeksionis)

BENARKAH 3 point tsb menjadi penentu Kedai Kopi Anda ramai ? Maaf sekali, jawabannya TIDAK. Ketiga Point tsb bisa menjadi NILAI TAMBAH. Betul, NILAI TAMBAH, bukan sebagai Faktor Penentu. Lalu apakah Faktor Penentunya ? Sama dengan Bisnis lainnya, KONSEP dan SEGMEN YANG TEPAT (termasuk Lokasi) lebih menentukan.

4. Lokasi. Saat ditanya, apa yang mesti diperhatikan dalam membuka sebuah Bisnis di bidang FnB, maka jawaban saya berkutat pada 5 Point penting :
- Konsep yang Kuat
- Segmen yang Tepat
- Lokasi
- Lokasi
- Lokasi !!!

Betul, dari 5 point, Lokasi dapat jatah 3 slot. Ini serius, karena memang Lokasi itu sangat penting. Lokasi yang bagus bukanlah Lokasi yang "sekedar rame", melainkan Lokasi yang mengkondisikan Customer untuk berkunjung ke Coffee Shop / Kedai Kopi Anda.

Dulu saya pernah membuka sebuah Coffee Shop di Mall. Tepat di depan saya adalah 3 pintu masuk bioskop yang RAMENYA BUKAN MAIN di jam-jam masuk Bioskop. Apakah Coffee Shop saya ramai ? TIDAK, karena mereka yang ngantri di Bioskop adalah para Pelajar yang belum sanggup untuk spend money hampir 10rb rupiah untuk secangkir kopi. Apakah Price saya yang salah ? Bukan, yang salah adalah LOKASI saya tidak sesuai dengan SEGMEN dan KONSEP yang saya tawarkan.

5. Segmen Pasar. Hal ini sangatlah penting, bahkan dalam setiap Bisnis. Betul sekali, bahwa Segmen menengah ke bawah sangat peduli harga, dan mereka tidak terlalu peduli kualitas. Atau tepatnya, harga murah tapi "terlihat mahal" pun mereka enggan masuk. Sebaliknya, segmen menengah ke atas, sangat memperhatikan kualitas, dan tidak peka terhadap harga selama itu "worth to buy". Daripada menjelaskan panjang lebar, saya langsung saja memberi contoh :

Saya sering sekali menemukan, para pebisnis yang salah kaprah. Mereka membuka bisnisnya hanya dengan alasan "bisa menjual lebih murah", tanpa didukung segmen yang tepat. Kualitas produk mereka tidak jelek, namun lokasi mereka tidak sesuai dengan segmennya.

Suatu hari saya pernah berkunjung ke Resto Steak. Lokasi mereka bisa dikatakan terpencil, masuk ke jalan kecil dan parkir pun sulit. Produk mereka bisa dikatakan enak, setara dengan steak menengah atas. Harganya pun sangat terjangkau, yaitu di harga 20-30ribuan per porsi. Namun apakah Resto tersebut ramai oleh pengunjung ?? SAMA SEKALI TIDAK, saat saya datang (weekend), yang makan hanya saya (dgn pasangan) dan tdk ada Customer lain di sana. WHY ? Ya, untuk saya harga tsb terjangkau, namun untuk orang wilayah sana, bahkan mendengar kata "steak" pun mereka enggan masuk. Dan apakah ia bisa berharap dengan pengunjung yang datang dari jauh ? Saya rasa sulit, karena, seperti yang saya ceritakan, untuk parkir pun sulit. Bahkan saya enggan datang ke sana lagi, walau rasanya enak dan harganya murah.

Dalam kasus di atas, kita dapat mempelajari bahwa "harga lebih murah" yang tidak sesuai segmen tidak dapat membuat Bisnis kita menjadi laku. Masih banyak kasus serupa. Misal harga yang murah di mall menengah atas, itu pun bisa dikatakan tidak sesuai segmen, dan banyak yang gagal karena meremehkan hal ini dan terlalu pede dengan senjata "harga lebih murah".
6. Konsep. Inilah salah satu Point terpenting. Point ini sangat powerful di jaman sekarang, di mana dunia bisnis sudah sangat chaos. Di jaman ini, Produk / Bisnis yang memiliki Konsep yang kuat-lah yang dapat menarik Customer. Saya sempat terjerumus ke dalam suatu pemikiran yang berbahaya dalam bisnis kopi, yaitu “espresso-isme” yang berlebihan. Saya sebut espresso-isme, karena memang pemikiran ini dimulai dari secangkir espresso.

Saat mengobrol dengan para pecinta kopi, espresso merupakan teman saya yang paling sempurna. Begitu pula bagi coffee addict lainnya. Kami meminumnya tanpa gula sedikitpun, dan (dulu) itu merupakan kebanggaan bagi kami, karena kami menganggap dengan minum espresso tanpa gula berarti kami “lulus” untuk menjadi coffee addict community. Apakah espresso itu begitu penting ? Ya, bila kita memandang kopi dalam dunia yang sempit, dalam artian “tidak ada kebenaran lain di luar espresso”. Saya pernah menganggap, bahwa menyukai kopi di luar espresso adalah salah, atau, minum espresso pakai gula, juga salah. Idealisme saya saat itu adalah, bahwa kita harus mengajari customer untuk minum espresso dan “memaksa” mereka menyukainya, sehingga bisnis saya akan menguntungkan.

Dari sana pula, lahirlah sebuah anggapan, bahwa espresso machine adalah segala-galanya. Semua kedai kopi at least mesti memiliki espresso machine, tidak peduli bagaimanapun konsepnya. Setelah itu lahirlah pula anggapan, bahwa Customer kita sangat menyukai semua kopi yang “lahir” dari espresso machine, dan ujung-ujungnya, lahirlah pemikiran bahwa “tanpa espresso machine kedai kopi tidak layak untuk buka”. Wah, ini dia yang berbahaya sekali.

Mengapa berbahaya ? Karena semua Kedai Kopi nantinya semua akan sama, tidak punya “unique selling point”, dan hanya berlomba-lomba espresso machine, yang paling mahal itu yang paling baik. Kedai Kopi kecil-kecilan akan memaksakan membeli espresso machine seharga 5-7 juta rupiah, yang tidak sampai setahun, akan rusak (dan celakanya, Anda menghitung espresso machine tsb sebagai Investasi yang at least tahan 5 tahun).

Lalu, Coffee Shop besar berlomba-lomba menaikkan “level” espresso machine-nya, bahkan sampai di harga hampir 100 juta rupiah, hanya demi “nampang” dan “idealisme” tanpa menghitung ROI (Return of Investment). Semakin celakanya lagi, karena sudah merasa invest mahal di mesin, mereka tidak memperhatikan aspek-aspek lainnya. Mereka mengorbankan kualitas kopi karena mengharapkan keuntungan lebih, mungkin toh sama saja kopinya akan sama-sama hitam. Mereka juga mengabaikan lokasi, karena sudah “terjerumus” anggapan bahwa Kopi yang “lebih enak dari St*rbucks” akan mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar. Dan mereka terlalu sibuk (keasyikan) mengotak – atik mesin mahal tersebut untuk membuat espresso terbaik (untuk diminum sendiri), lupa bahwa HANYA +- 5% PELANGGAN MEREKA YANG MINUM ESPRESSO. 95%nya ? 95% pelanggan lebih tertarik dengan Konsep yang unik, menu yang punya Unique Selling Point, dan Lokasi yang mudah dijangkau. Kalau Business Owner sendiri sudah “melupakan” tujuan bisnisnya, bagaimana bisa bisnis tersebut jadi menguntungkan ?

Jadi, salahkan membeli espresso machine yang mahal ? TIDAK, itu tidak salah. Bila Konsep Coffee Shopnya sesuai, espresso machine yang perfect sangat diharapkan. Namun, perlu dicatat, bahwa espresso machine yang mahal merupakan NILAI TAMBAH untuk Coffee Shop Anda, BUKAN penentu kesuksesan. Masih banyak hal lain yang lebih penting daripada sekedar espresso machine. Dan tentunya masih banyak yang perlu Anda benahi selain “mengutak-atik espresso machine sampai mendapatkan espresso terbaik”. STOP THINKING THAT ALL CUSTOMERS HAS THE SAME CHARACTER AS YOU ARE.

Lalu bagaimana dengan Kedai Kopi ? Yang pasti, tidak usah memaksakan Konsep espresso ke dalam Kedai Kopi Anda kalau budget Anda minim. Lebih baik gunakan budget tersebut untuk membuat KONSEP YANG UNIK, lokasi yang enak untuk ngopi, dan menu yang memiliki “nilai jual”.

Bagaimana sich Konsep yang unik itu ? Bisa macam2, tergantung dari Kreatifitas Anda.

7. Gebrakan. Perlu diketahui bahwa Coffee Shop dengan konsep unik, segmen yang tepat, dan menu yang enak belum tentu dikunjungi orang. Mungkin orang yang suka akan kembali lagi, namun bagaimana membuat pengunjung “mau mencoba berkunjung” ke tempat Anda ?

Sisakan Budget Anda untuk melakukan Gebrakan. Gebrakan bisa berupa :
+ Discount Bertema
+ Buy 1 Get 1
+ Gratis 1 Cup Coffee setiap jam-jam tertentu
+ Beli Kopi FREE Voucher Cuci Motor
+ Discount Khusus untuk Organisasi / Universitas tertentu
+ Dan sebagainya, kembangkan kreatifitas Anda

Jangan ingin untung cepat, yang terpenting adalah menggaet Customer terlebih dahulu, karena dengan semakin banyak Customer, keuntungan akan datang dengan sendirinya

Sekian sharing dari saya. Mohon maaf bila artikel ini masih memiliki banyak kekurangan.

http://picmarkr.com/files/4err3rvte0phuuvk6scg0l1ag3/image_1.jpg


Quote:Warren Edward Buffett (lahir di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, 30 Agustus 1930; umur 82 tahun) adalah seorang investor dan pengusaha Amerika Serikat. Ia memiliki julukan Oracle of Omaha; Buffett telah mengumpulkan kekayaan yang sangat besar dari kecerdikannya berinvestasi melalui perusahaannya Berkshire Hathaway, di mana dia memegang 38% saham.

Dengan perkiraan pendapatan bersih AS$44 miliar pada 2005, dia menduduki urutan kedua sebagai orang terkaya kedua dunia menurut Forbes, di belakang Bill Gates. Pada tahun 2010 sang bijak dari Omaha ini berhasil mendepak Bill Gates dari peringkat pertama orang terkaya di dunia, yang sekarang di dudukinya.

Menurut majalah Forbes kekayaannya meningkat US$ 10 milyar pada saat yang sama menjadi US$ 62 Miliar, sungguh fantastis ini mengalahkan Bill Gates yang pencapaianya di bawah buffet yaitu hanya meningkat US$ 2 Milyar/tahun pada saat yang sama menjadi US$ 58 Milyar.


Quote:30 Agustus 1930 - Warren Buffett lahir

Warren Buffett lahir di Omaha, Nebraska, dari pasangan Howard dan Leila. Howard anggota parlemen AS dari Partai Republik dan memiliki perusahaan broker saham. Warren anak kedua dari tiga bersaudara.


Quote:17 Oktober 1941 - Berkunjung ke Bursa New York di usia 10 tahun

Dalam perjalanan bisnis ke New York City, Howard mengajak puteranya yang baru berusia 10 tahun berkunjung ke New York Stock Exchange. Ia kelak mengatakan, kunjungan ini mengawali ketertarikannya di dunia bisnis.

Kemudian, pada usia 11 tahun, ia membeli enam saham Cities Service Preferred, tiga untuk dirinya, dan tiga lagi ia berikan ke kakaknya.


Quote:1947 - Jadi loper koran

Ia menjadi loper koran dan berhasil menabung US$ 5.000 dari upahnya. Ayahnya memaksa Buffett kuliah, meski ia enggan. Namun di tahun itu, ia akhirnya terdaftar di Wharton School of Finance and Commerce, Pennsylvania. Buffett tidak menyukainya, sebab ia merasa tahu lebih banyak daripada guru-gurunya. Uang itu ia pakai untuk membeli lahan pertanian yang kemudian disewakan kepada petani. Inilah penghasilan tetap pertama Buffett remaja.


Quote:1950 - Buffett kuliah

Buffett melamar masuk Harvard Business School namun ditolak. Lalu ia mendaftar ke Columbia setelah tahu bahwa idolanya, Ben Graham and David Dodd, adalah professor di sana.


Quote:13 Juni 1951 - Jadi dosen
Buffett mengambil kursus public speaking Dale Carnegie. Lalu ia mulai mengajar kelas malam di University of Nebraska untuk mata kuliah "Prinsip Investasi'. Murid-muridnya berusia dua kali lipat usianya yang waktu itu baru 21 tahun.


Quote:April 1952 - Menikah

Buffett dan Susie menikah. Mereka menyewa apartemen seharga US$ 65 sebulan. Di sana, anak pertama mereka yang juga diberi nama Susie lahir.


Quote:1954 - Bekerja pada Ben Graham

Ben Graham menelpon Buffett dan menawarinya pekerjaan. Gaji pertama Buffett US$ 12.000 per tahun.


Quote:1956 - Memulai usaha kemitraan sendiri

Graham pensiun dan menutup usaha kemitraannya. Sejak meninggalkan bangku kuliah enam tahun lalu, tabungan Buffett tumbuh dari US$ 9.800 menjadi US$$ 140.000. Lantas ia kembali ke Omaha, mendirikan usaha kemitraannya sendiri untuk mengelola dana investor. Tujuh anggota keluarga dan teman menjadi peserta dan mempercayakan dana US$ 105.000. Buffett sendiri hanya menginvestasikan US$ 100. Ia menjalankan usaha ini dari kamar tidurnya. Namun, antara tahun 1956-1969 kenaikan investasinya per tahun rata-rata lebih dari 30%. Padahal di masa ini, kenaikan 75-11% sudah tergolong sangat bagus. Buffett makin populer.


Quote:1957 - Mengembangkan usaha kemitraan

Buffett menambah dua lagi kemitraan dalam pengelolaannya. Ia kini menjalankan 5 kemitraan dari rumah.


Quote:1961 - Satu juta dollar pertama

Buffett menjalankan 7 kemitraan, di antaranya Buffett Associates, Buffett Fund, Dacee, Emdee, Glenoff, Mo-Buff, dan Underwood. Di bulan April, ia meraup 1 juta dollar untuk pertama kali. Dana itu ia gunakan untuk berinvestasi di Dempster Mill Manufacturing.


Quote:1962 - Menemukan Berkshire Hathaway

Buffett Partnership yang dulu mulai dengan dana US$ 105.000, kini sudah bernilai US$ 7,2 million. Buffett dan Susie secara pribadi memiliki aset lebih dari US$ 1 juta. Buffett menggabungkan semua kemitraannya menjadi Buffett Partnerships Ltd. Operasionalnya dipindah ke Kiewit Plaza, yang kini menjadi kantor pusat Berkshire Hathaway. Di tahun ini, ia juga menemukan perusahaan manufaktur tekstil Berkshire Hathaway yang dijual dengan harga US$ 7,60 per saham. Buffett mulai membeli saham tersebut.


Quote:1963 - Menjadi pemegang saham terbesar Berkshire

Buffett menjual Dempster sehingga membukukan untung bersih US$ 2,3 juta. Buffett partnerships menjadi pemegang saham terbesar Berkshire Hathaway.


Quote:1964 - Skandal American Express

American Express terseret skandal penipuan sehingga sahamnya anjlok. Buffett tahu bahwa saham American Express sudah jatuh ke US$ 35. Saat semua orang panik, Buffett mulai membeli saham itu.


Quote:1965 - Howard Buffett tutup usia

Sang ayah, Howard, meninggal dunia.Buffett mulai membeli saham Walt Disney Co. setelah bertemu dengan Walt Disney. Buffett mengatur kudeta bisnis untuk menguasai Berkshire Hathaway. Ia lalu memasang Ken Chace untuk mengelola perusahaan itu.


Quote:1966 - Buffett Partnership tumbuh pesat

Buffett Partnership kini bernilai US$ 44 juta, sedang kekayaan Buffett kini senilai US$ 6,8 juta. Dana kemitraan itu sudah naik 1.156% dibandingkan indeks Dow yang naik 122%.


Quote:1967 - Untung besar dari saham Amex

Berkshire membagi dividen pertamanya senilai 10 sen. Saham American Express menembus US$ 180 per saham. Alhasil, kemitraan Buffett untung US$ 20 juta. Dana kemitraan itu mencapai US$ 65 juta dan nilai kekayaan bersih Buffett US$ 10 juta. Di tahun ini, Buffett memulai bisnis asuransi dengan membeli asuransi National Indemnity senilai US$ 8,6 juta.


Quote:1968 - Masa keemasan Buffett Partnership

Buffett Partnership meraup lebih dari US$ 40 juta, sehingga total nilainya mencapai US$ 104 juta. Ini merupakan tahun tersuksesnya.


Quote:1969 - Menutup Buffett Partnership

Buffett menutup kemitraannya dan melikuidasi aset-asetnya. Namun salah satu yang ia pertahankan adalah Berkshire Hathaway. Saham pribadi Buffett di sana senilai US$ 25 juta.


Quote:1970 - Memimpin Berkshire Hathaway

Buffett Partnership resmi ditutup. Buffett kini mengantongi 29% saham beredar Berkshire Hathaway. Ia mengangkat dirinya sebagai Chairman dan mulai menulis surat tahunan kepada investornya.


Quote:1971 - Membeli See's Candies

Buffett menanamkan US$ 25 juta di perusahaan permen See's Candies. Ini menjadi investasi besar pertamanya.


Quote:1972 - Investasi bisnis asuransi tersendat

Bisnis asuransi Berkshire punya dana menganggur US$ 100 juta. Hanya US$ 17 juta yang diinvestasikan lagi pada obligasi karena waktu itu Buffet tak bisa menemukan saham murah.


Quote:1973 - Memborong saham Washington Post

Buffett membeli 18.600 saham Washington Post senilai US$ 27 per saham. Ketika saham itu turun ke US$ 23, ia membeli 40.000 saham lagi. Pada Oktober 1973, Berkshire menjadi pemegang saham eksternal terbesar surat kabar itu.


Quote:1974 - Bursa AS jatuh, saham Berkshire tergerus

Bursa AS jatuh. Harga saham Berkshire di awal tahun anjlok separuhnya, dari US$ 80 ke US$ 40.


Quote:1975 - Bergabung dengan Charlie Munger

SEC menginterogasi Buffett dengan tuduhan memanipulasi harga saham Wesco, namun tak ada hasilnya. Buffett menggabungkan Berkshire dengan Diversified, perusahaan yang dikontrol Charlie Munger. Munger memperoleh 2% saham Berkshire dan menjadi vice chairman Berkshire sampai kini.


Quote:1976- Mengincar GEICO

Berkshire membeli saham GEICO ketika harganya hanya sekitar US$ 2. Ini merupakan pembelian perdana yang mengawali serangkaian pembelian selanjutnya, sampai akhirnya tahun 1994 Berkshire menguasai GEICO seluruhnya.



Quote:1977 - Saham Berkshire menanjak

Saham Berkshire Hathaway menembus US$ 132 dan kekayaan bersih Buffett US$ 70 juta. Namun Susie meninggalkan Buffett meski keduanya tidak resmi bercerai.


Quote:1979 - Saham Berkshire mencapai US$ 290 per saham.

Saham Berkshire mencapai US$ 290 per saham. Kekayaan pribadi Buffett sekitar US$ 140 juta, namun ia hidup hanya dengan gaji US$ 50.000 per tahun. Berkshire mulai mengakuisisi saham ABC.


Quote:1983 - Masuk daftar orang kaya dunia

Investasi Berkshire bernilai total US$ 1,3 miliar. Tahun itu, harga sahamnya mulai diperdagangkan pada US$ 775 dan di akhir tahun melonjak ke US$ 1.310. Kekayaan Buffett US$ 620 juta. Ia pun masuk dalam daftar orang terkaya dunia versi majalah Forbes untuk pertama kalinya. Di tahun ini, ia mengakuisisi Nebraska Furniture seharga US$ 60 juta. Ini merupakan salah satu investasi terbaiknya.


Quote:1985 - Menutup usaha tekstil Berkshire

Buffett akhirnya menutup pabrik tekstil Berkshire setelah bertahun-tahun mempertahankannya. Saham Berkshire di harga US$ 2.600.
Quote:19 Oktober 1987 - Black Monday, saham Berkshire ikut jeblok

Bursa AS kolaps di hari yang dikenal dengan nama Black Monday. Seminggu sebelumnya, Berkshire masih berada di level US$ 4.230 per saham. Tapi di tanggal 19 Oktober, harga langsung jeblok ke US$ 3.170. Di hari ini, Buffett pribadi merugi US$ 342 juta.


Quote:1988 - Masuk ke Coca Cola

Buffett mulai membeli saham Coca-Cola. Ia memborong 7% saham perusahaan senilai US$ 1,02 miliar.


Quote:1989 - Saham Berkshire melesat hampir dua kali lipat

Berkshire naik dari US$ 4.800 per saham ke atas US$ 8.000. Warren kini memiliki kekayaan US$ 3,8 miliar.


Quote:1990 - Membeli bank Wells Fargo

Buffett membeli 10% saham bank Wells Fargo. Buffett tertarik melihat Chairman Wells Fargo Carl Reichardt memangkas biaya dengan menjual pesawat jetnya.


Quote:29 Mei 1990- Menerbitkan saham Berkshire class A

Berkshire Hathaway mulai menawarkan saham Berkshire class A. Harganya ditutup pada US$ 7.175 per saham. Nama Warren Buffett semakin populer sebagai investor sekaligus miliuner.


Quote:1992 - Menembus US$ 10.000

Berkshire kini sudah menjadi saham seharga US$ 10.000. Harga sahamnya terus mendaki.


Quote:1993 - Menjadi orang terkaya se-Amerika

Majalah Forbes menobatkannya sebagai orang terkaya di Amerika Serikat. Setahun setelahnya, posisi itu digeser oleh Bill Gates.


Quote:1996- Menerbitkan saham Baby Berkshire

Berkshire menerbitkan saham kelas B atau Baby Berkshire di harga US$ 1.100. Saham kelas B ini jauh lebih murah ketimbang saham kelas A yang nilainya mencapai US$ 36.000 karena Berkshire saham sekali tak pernah melakukan pemecahan saham.


Quote:2000 - Bubble dotcom, Buffett tak bergeming

Di saat pelaku pasar heboh dengan gelembung saham dotcom, Berkshire malah membeli perusahaan cat Benjamin Moore Paint. Dalam suratnya kepada pemegang saham, Buffett menjelaskan, "Kami telah memasuki abad ke-21 dengan berinvestasi pada industri-industri mutakhir seperti bata, karpet, pemanas, dan cat. Cobalah mengontrol kesenanganmu.


Quote:2001 - Tragedi 9/11 memukul bisnis asuransi Berkshire

Untuk pertama kalinya di bawah Buffett, nilai buku Berkshire negatif. Tragedi 9/11 menggerus bisnis asuransinya. Namun, kinerja Berkshire masih melampaui S&P 500. Kepada pemegang saham Berkshire, Buffett berkata, "Istri saya dan saya belum pernah menjual satu saham pun, dan kami juga belum pernah berniat menjualnya."


Quote:2003 - Lelang untuk makan bareng Buffett

Ebay menggelar lelang amal bagi siapa saja yang ingin makan bersama Warren Buffett. Penawar tertinggi yang memenangkan lelang itu membayar senilai US$ 250.100.


Quote:2006 - Mulai mencari kandidat penerus

Dalam surat tahunannya kepada pemegang saham, Warren Buffett mengumumkan ia sedang mencari kandidat untuk mengambil alih bisnisnya. Ia juga mengungkapkan akan mendonasikan 85% kekayaannya untuk amal.


Quote:2008 - AS krisis, Buffet malah beli Goldman Sachs

Buffett mengunjungi Jerman, Swiss, Spanyol, dan italia. Perjalanan ini sebagian besar bermasuk mengenalkan Buffett pada pelaku bisnis Eropa yang ingin menjual bisnisnya ke Berkshire. Di tengah panasnya krisis subprime, Buffett membeli saham Goldman Sachs. Ia juga menulis opini kontroversial di New York Times berjudul "Buy American. I am,". Intinya adalah menyarankan Obama menaikkan pajak untuk orang kaya. Usul Buffett ini kemudian menjadi beleid bernama Buffett Rule yang hingga kini masih dibahas di parlemen.


Quote:2009 - Pasar crash, Berkshire ikut terpukul

Pada Maret, pasar jatuh ke titik terendahnya. Saham Berkshire pun turun 50%. Berkshire juga merugi US$ 5 miliar akibat investasi derivatif.


Quote:2010 - Stock split Berkshire yang pertama

Berkshire membeli sisa saham Burlington Northern Santa Fe Corp. senilai US$ 26 miliar yang menjadi pembelian terbesarnya. Sebagai bagian dari pembelian, Berkshire melakukan stock split untuk saham Berkshire Class B, stock split pertama dalam sejarah perusahaan.


Quote:2011 - Membeli saham-saham teknologi
Pasar kaget. Buffett yang selama ini dikenal antipati pada saham-saham internet dan teknologi, akhirnya melanggar aturannya sendiri. Ia membeli raksasa komputer IBM. Namun Buffett mengaku pembelian itu semata-mata karena ia merasa harga saham IBM sedang murah. "Cocok dengan semua prinsip saya," ujarnya. Tak lama berselang, Buffett membeli saham Intel.





Sumber

http://picmarkr.com/files/1pb31pjgnh1g63cd6vge3t1q07/image_3.jpg

Ada pengusaha muda di Jakarta mempunyai dana 10 juta dollar AS atau setara dengan Rp 94 miliar. Ia bingung untuk investasi. menurutnya kalau dananya didepositokan dan sebutlah ia dapat bunga 4 %, setahun dananya bertambah Rp 3,769 miliar atau Rp 313 juta/bulan. Cukup enak. Namun, bukan wataknya menyimpan uang di bank. Ia lebih suka bertarung di lapangan.

Suatu hari pengusaha tersebut meminta saran kepada ayahnya yang seorang usahawan komponen otomotif. Ayahnya berkata :

Quote:Mantapkan hatimu. Masuklah ke bisnis yang engkau sukai dan benar-benar kuasai. Jangan terombang-ambing. Jangan silau kemajuan usahawan lain. Putuskan, dan lupakan!

Pengusaha muda ini terkesiap oleh ucapan ayahnya. Ia lalu menimbang lagi. Kalau membangun hotel bintang dua, ia bisa mendapatkan dua hotel dengan masing-masing di atas 100 kamar. Jika hotel selalu ”hampir penuh” dan dikelola baik, ia bisa berharap modal kembali kurang dari empat tahun. Ia tinggal menghitung laba.

Kalau membuka kafe waralaba asing, ia bisa memperoleh setidaknya 30 kafe kelas satu. Ia masukkan ke mal dan bayar sewa. Kalau berjalan mulus, investasi bisa balik dalam tiga tahun. Jika gagal?

Quote:Putuskan dan Lupakan !


Pengusaha muda itu bimbang, ia teringat nasihat ayahnya. Masuk ke bisnis yang ia kuasai benar. Dan bisnis itu adalah perminyakan. Selama delapan tahun terakhir, ia bekerja di sebuah perusahaan minyak bumi. Maka, ia tetapkan hati masuk ke minyak.

Berdasarkan izin legal yang ia peroleh, ia gunakan uangnya untuk ”mencari sumur minyak” di Pulau Sumatera. Menurut hitungan sederhana, kalau beruntung, pencarian pertama saja sudah bisa menemukan sumur minyak.

Pada eksplorasi pertama, tidak ditemukan apa-apa, Ia tidak terpukul. Pada eksplorasi ke-8, ditemukan sumur minyak, tetapi tidak layak. Ongkos eksplorasi malah lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan minyak. Di sini ia berdebar. Terus atau tidak? Uangnya hanya cukup untuk dua kali lagi pencarian minyak lagi. Kalau hasilnya nihil?

Pada titik amat kritis ini, ia teringat kembali nasihat ayahnya. "Putuskan dan lupakan". Ia putuskan terus mencari. Lupakan, agar ia tidak menyesal kalau seluruh hasilnya buruk. Pada pencarian ke-9, kembali timnya gagal.

Pada kesempatan terakhir, pengusaha muda ini bisa tersenyum. Timnya menemukan sumur minyak. Tidak besar, ”hanya” 10.500 barrel per hari.
Ia sujud syukur. Kini ia bisa membangun perusahaan ritel, beberapa kafe, restoran yang laris, dan membeli saham sebuah bank swasta nasional.

Sumber

Dari article ini ane ambil kesimpulan, kalo kita mau berbisnis atau berwirausaha lebih baik kita pilih bisnis yang udah kita kuasain. Jangan mudah terpengaruh sama untungnya aja, bisnis berprospek besar tapi kita gak ngusain bidangnya bakal percuma. Lebih baik kita tekunin bisnis yang memang bidangnya udah kita kuasain, dengan begitu untuk ngembangin bisnis tersebut akan lebih mudah.
Welcome to My Blog

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Mind Pengusaha [MP] -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -